JawaPos Radar | Iklan Jitu

Acuhkan Optimisme Pemerintah, Rupiah Akhir Pekan Bisa Kian Pelemahan

07 Desember 2018, 07:33:47 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Acuhkan Optimisme Pemerintah, Rupiah Akhir Pekan Bisa Kian Pelemahan
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap  Dolar Amerika Serikat (AS) dapat kembali melemah jika tidak ada sentimen yang menahan kenaikan Dolar.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, secara teknikal, Pelemahan yang terjadi membawa pergerakan Rupiah menjauhi area lower bollinger band dan mendekati area middle bollinger band. 

”Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.521-14.509. Diharapkan pelemahan Rupiah dapat lebih terbatas dan waspadai adanya potensi pelemahan kembali,” ujarnya Jumat (7/12).

Reza menjelaskan, kelemahan masih terjadi pada Rupiah meski dibarengi dengan adanya sejumlah sentimen positif dari internal makroekonomi Indonesia. 

Pernyataan yang disampaikan oleh Menkeu dimana defisit anggaran hingga November 2018 mencapai Rp 287,9 triliun atau 1,95 persen dari PBD atau lebih rendah dari rencana APBN sebesar 2,19 persen dan realisasi belanja negara hingga November 2018 tercatat mencapai Rp 1.942,4 triliun atau 87,5 persen dari target APBN 2018 dengan pertumbuhan sebesar 11 persen belum cukup mampu mengangkat laju Rupiah. 

“Bahkan optimisme Pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di tahun ini dapat mencapai 5,2 persen juga belum mampu membuat Rupiah menguat,” tuturnya.

Di sisi lain, pelemahan Rupiah terimbas sentimen global terutama dari ditangkapnya salah satu petinggi Huawei di Kanada. 

Menurutnya, adanya kejadian tersebut, pelaku pasar mengkhawatirkan hubungan dagang antara AS dan Tiongkok sehingga mengantisipasinya dengan mengambil posisi pada USD. 

“Akibatnya pergerakan USD kembali melanjutkan kenaikannya,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up