JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tetap Moncer, Asuransi Jiwa Gaet Premi Rp 140,94 T Hingga Q-III 2018

07 Desember 2018, 16:31:17 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Tetap Moncer, Asuransi Jiwa Gaet Premi Rp 140,94 T Hingga Q-III 2018
Ilustrasi klaim asuransi jiwa (DOK.JAWAPOS.COM)
Share this

Tetap Moncer, Asuransi Jiwa Gaet Premi Rp 140,94 T di Kuartal III 2018
Pendapat Premi Asuransi Jiwa Capai Rp 140,94 Triliun di Kuartal III 2018

JawaPos.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatatkan pendapatan premi asuransi jiwa Rp 140,94 triliun hingga kuartal III-2018 atau meningkat tipis 1,2 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yakni Rp 139,27 triliun.

Ketua Bersama AAJI Wiroyo Karsono mengatakan, total pendapatan premi merupakan kontributor terbanyak atas total pendapatan industri asuransi jiwa, yakni sebesar 94 persen.

Adapun total pendapatan (income), pertumbuhan industri asuransi jiwa pada kuartal ketiga 2018 tercatat mencapai Rp 149,87 triliun atau mengalami perlambatan 15,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 yang sebesar Rp 177,42 triliun.

Secara keseluruhan walaupun Total Pendapatan Industri asuransi jiwa mencatat perlambatan sebesar 15,5 persen, namun pertumbuhan premi dan Total Klaim dan Manfaat yang Dibayarkan meningkat masing‐masing 1,2 persen dan 6,7 persen.

"Hal ini memberikan gambaran kinerja industri asuransi jiwa yang tetap tumbuh sampai dengan kuartal III-2018," ujarnya di Jakarta, Jumat (7/12).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, total pendapatan premi asuransi jiwa yang mencapai Rp 140,94 triliun, didorong oleh bertumbuhnya total premi bisnis baru, yang meningkat sebesar 6,4 persen menjadi Rp 89,58 triliun dan berkontribusi sebesar 63,6 persen terhadap total premi.

“Ini lebih besar dibandingkan kontribusi Total Premi Lanjutan yang nilainya mengalami penurunan 6,8 persen menjadi Rp 51,36 triliun, dan berkontribusi sebesar 36,4 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, produk unit link masih mendorong pertumbuhan total pendapatan premi dengan kontribusi sebesar 58,4 persen dan produk tradisional menyumbang sebesar 41,6 persen. Premi dari saluran distribusi Keagenan turut mengalami pertumbuhan sebesar 6,2 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 dan memiliki kontribusi terhadap total premi sebesar 39,7 persen

Selanjutnya, dari saluran distribusi alternatif pun turut mengalami peningkatan sebesar 2,5 persen yang berkontribusi sebesar 18,3 persen terhadap total premi di kuartal ketiga 2018.

Selain itu, total Investasi pada kuartal ketiga 2018, mengalami perlambatan 0,02 persen menjadi Rp 457,55 triliun dibandingkan dengan periode yang sama di 2017. Penurunan tersebut sehubungan dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif. Namun demikian, Total Investasi tetap mengalami kenaikan sebesar 2,6 persen dibanding kuartal kedua 2018.

Instrumen investasi dalam bentuk reksadana tetap menjadi kontributor tertinggi yaitu sebesar 33,3 persen dari total investasi industri asuransi jiwa di Indonesia. Disusul instrumen investasi dari Saham dengan kontribusi terhadap Total Investasi sebesar 32,4 persen dan mengalami kenaikan sebesar 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Industri asuransi jiwa terus tumbuh dan memiliki peran yang signifikan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Industri Asuransi Jiwa juga mengalami perkembangan yang progresif, dan terus meningkatkan pelayanan kepada para nasabah,” pungkasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up