JawaPos Radar | Iklan Jitu

Awas! Hindari Kesalahan ini Saat Membeli Rumah Dengan Fasilitas KPR

06 Januari 2019, 19:46:30 WIB
Awas! Hindari Kesalahan ini Saat Membeli Rumah Dengan Fasilitas KPR
Ilustrasi perumahan menengah atas yang dibangun pengembang (DOK.JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Membeli sebuah rumah untuk tempat tinggal memang impian setiap orang. Bagaimana tidak? Rumah merupakan salah satu kebutuhan penting yang mesti dipenuhi dalam hidup. Selain makanan, manusia juga butuh rumah untuk tempat tinggal.

Namun seperti kita ketahui, membeli rumah tentunya tidak semudah membeli barang lain. Dibutuhkan uang yang tidak sedikit untuk membeli sebuah rumah. Apalagi harga rumah dan tanah naik tiap tahunnya karena inflasi.

Hal tersebut membuat sebagian orang memilih jalan lain untuk memiliki rumah, yakni secara Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun sebelum melakukan KPR, ternyata ada hal-hal yang wajib diperhatikan agar tidak salah langkah.

Awas! Hindari Kesalahan ini Saat Membeli Rumah Dengan Fasilitas KPR
Ilustrasi rumah menengah yang dibangun pengembang (DOK.JAWAPOS.COM)

Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat membeli rumah secara KPR. Apa saja? Simak ulasannya.

1. Tidak Mengecek Nilai Kredit Terlebih Dahulu
Apakah Anda menabung di bank? Apakah payroll juga ditransferkan ke bank? Hal ini penting untuk mengetahui kelayakan nilai kredit untuk mengajukan KPR di bank. Pihak bank yang diajukan KPR akan melihat riwayat kredit dan siklus keuangan di rekening.

Apakah ada kredit macet? Apakah keuangan Anda stabil?
Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menjaga pengeluaran dari pendapatan di rekening dalam enam bulan terakhir agar jumlahnya tidak jomplang. Artinya, lakukan penghematan agar kurva kredit membaik dan tidak melewati batas pendapatan.

Selain itu, jika punya kreditan lain, misalnya kreditan kendaraan, selesaikan terlebih dahulu sebelum mengajukan KPR.

2. Pendapatan Tidak Sesuai dengan Harga Rumah yang akan Dibeli
Hal tersedih saat mengajukan KPR adalah aplikasi ditolak oleh bank. Kok, bisa ditolak? Bukannya KPR tinggal apply ya? Jangan salah, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan bank untuk menyetujui permohonan KPR.

Aplikasi ditolak bisa karena memang harga rumah yang akan dikreditkan tidak sesuai dengan pendapatan. Bank akan mengantisipasi kemungkinan adanya kredit macet oleh debitur. Oleh sebab itu, pilihlah KPR yang cicilannya terjangkau.

3. Tidak Mencari Tahu Harga Pasaran Rumah
Tidak pernah mengajukan KPR jangan membuat Anda buta sama sekali seputar hal tersebut. Minimal tahu harga pasaran rumah dan rincian kreditnya.

Ini dilakukan agar Anda bisa mendapatkan harga terbaik saat mengkredit rumah. Hal yang bisa dilakukan adalah melakukan survei beberapa harga rumah dan rincian kredit di wilayah yang diinginkan.

Bandingkan harga satu rumah dengan yang lainnya lengkap beserta rincian cicilan dari pengembangnya. Atau Anda bisa langsung datang ke bank untuk menanyakan soal cicilan kredit suatu rumah.

4. Mengabaikan Biaya Lainnya
Dalam KPR ada biaya-biaya lain selain bunga yang harus dibayarkan saat mencicilnya. Apakah Anda sudah mengetahui hal tersebut sebelumnya?

Biaya-biaya itu diantaranya appraisal atau dikenal sebagai biaya survei, biaya notaris, biaya provisi bank, biaya administrasi, biaya asuransi, pajak penjual, dan pajak pembeli BPHTB.

Banyak sekali bukan? Nah, tugas Anda adalah mengetahui tiap-tiap biaya di atas, berapa besarannya. Ini penting diperhitungkan mengingat biaya tersebut harus dibayarkan di awal. Jangan sampai biaya-biaya tersebut malah merobek kantong nantinya.

5. Tidak Memiliki Uang Muka (DP) yang Cukup
Nah ini juga penting diperhatikan sebelum mengajukan KPR. Selain cicilan per bulan ditambah bunganya, Anda juga harus menyediakan Down Payment (DP) sebagai uang muka sebelum melakukan KPR. Biaya yang harus dikeluarkan untuk DP menurut Bank Indonesia adalah 15% dari harga rumah.

Misalnya, Anda mau KPR rumah senilai Rp 500 juta, maka DP yang harus dipersiapkan Rp 500.000.000 X 15% = Rp 75 juta. Untuk itu, sisihkan pendapatan per bulannya guna menjangkau DP yang dibutuhkan.

6. Tidak Mengerti Ketentuan KPR
Selain mengetahui rincian kredit, Anda juga harus mengetahui syarat dan ketentuan KPR sebelum mengajukannya. Baik syarat dan ketentuan pengajuan serta syarat dan ketentuan selama masa KPR. Ini dilakukan agar permohonan KPR disetujui bank dan prosesnya pun lancar hingga selesai.

Untuk mengetahui lebih jelas, sebelum melakukan KPR tanyakan hal-hal tersebut pada bank penyedia layanan KPR. Pihak bank biasanya sudah memiliki panduan untuk hal tersebut.

Jadi, nasabah tinggal membacanya. Persiapkan KPR dari Sekarang
Bagi Anda yang memang berencana mencicil rumah di kemudian hari, ada baiknya mempersiapkannya dari sekarang. Mulai dari DP rumah hingga lokasi yang diincar nanti. Hal ini akan membantu mimpi Anda memiliki rumah idaman segera terwujud.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Mohamad Nur Asikin

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up