JawaPos Radar | Iklan Jitu

Mau Investasi Apartemen? Singkirkan 6 Mitos Ini Biar Tak Ragu

11 Januari 2019, 10:46:50 WIB
Mau Investasi Apartemen? Singkirkan 6 Mitos Ini Biar Tak Ragu
Ilustrasi hunian apartemen kini banyak bermunculan di tengah kota besar senyusul semakin terbatasnya lahan (DOK.JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Investasi di sektor properti jenis hunian cukup menjanjikan di kawasan perkotaan, tak terkecuali hunian apartemen. Namun sayangnya banyak yang meragukan investasi apartemen lantaran beberapa mitos merugikan.

Mengutip situs resmi cermati.com, terdapat enam mitos yang menjadi alasan keraguan berinvestasi di sektor hunian apartemen, diantaranya;

1. Memiliki Tingkat Risiko yang Tinggi

Hingga saat ini, kebanyakan orang beranggapan bahwa investasi dalam bentuk properti memiliki resiko yang tinggi, termasuk di dalam investasi apartemen. Padahal kenyataannya, investasi properti termasuk salah satu yang paling stabil dan harganya cenderung naik setiap tahunnya.

Mau Investasi Apartemen? Singkirkan 6 Mitos Ini Biar Tak Ragu
Ilustrasi hunian apartemen kini banyak bermunculan di tengah kota besar senyusul semakin terbatasnya lahan (DOK.JAWAPOS.COM)

Terkait dengan risiko, setiap bentuk investasi tentu akan memiliki sejumlah risiko di dalamnya. Namun, hal tersebut bisa saja dihadapi dan diatasi dengan baik, bila setiap investor mau terus belajar mengatasi dan mengelola risiko tersebut.

2. Banyak Investor yang Mengalami Kegagalan

Kegagalan seseorang mungkin bisa menjadi pelajaran bagi orang lain, termasuk Anda. Namun seperti di bidang lainnya, ketika melihat kegagalan dalam menjalani investasi apartemen ini, bukan berarti Anda juga harus melakukan kegagalan yang sama melainkan perlu mengamati dan belajar.

Dengan begitu, Anda bisa melakukan investasi dengan strategi yang sudah disiapkan tanpa mengulang kegagalan orang lain yang telah dipelajari sebelumnya.

3. Membutuhkan Modal yang Besar

Jika 20 tahun lalu investasi apartemen hanya bisa diakses oleh segelintir orang kaya, hal tersebut tentu jauh berbeda. Saat ini, ada banyak apartemen yang dijual dengan harga yang terjangkau dan lengkap dengan fasilitas KPA yang cukup membantu Anda membelinya secara kredit.

Ini menjadi bukti, perkembangan yang semakin maju membuat semuanya menjadi lebih mudah termasuk dalam hal investasi yang bisa dimulai dengan budget yang minim sekalipun.

4. Perlu Pengalaman dan Cocok Dilakukan Ketika Sudah Menikah

Percayalah, tak ada satupun orang yang mendapatkan secara instan. Pengalaman tersebut pastinya akan didapat ketika seseorang sudah melakukan sesuatu hal.

Misalnya saja menjadi wartawan, setelah beberapa bulan atau tahun bekerja barulah bisa dibilang sudah mendapatkan pengalaman. Sama halnya dengan investasi properti, pengalaman dalam investasi akan didapatkan seiring dengan berjalannya waktu.

Selain itu, ada juga yang beranggapan bahwa investasi cocok dilakukan ketika sudah menikah. Justru dimulai masih muda dan belum menikah, investasi baik dilakukan. Hal ini juga akan memudahkan Anda, mengingat belum memiliki tanggungan dan masih bisa mengalokasikan sejumlah penghasilan untuk kebutuhan investasi tersebut.

5. Apartemen yang Dijual Dibawah Harga Pasar Pasti Menguntungkan

Ada harga untuk sebuah kualitas, hal yang sama juga berlaku di dalam investasi apartemen. Jika pengembang menjual apartemen di bawah harga pasar, maka besar kemungkinan apartemen tersebut memang hanya layak untuk harga itu saja.

Terkait dengan tawaran menggiurkan seperti ini, ada banyak hal yang wajib Anda cermati dengan baik sebelum membeli, seperti: lokasi, perizinan, fasilitas, keamanan dan berbagai hal lainnya yang memungkinkan apartemen tersebut kurang diminati.

6. Investasi akan Sukses dengan Dukungan Orang Dalam

Dalam bisnis memang dibutuhkan relasi, namun tak ada jaminan bahwa Anda akan sukses dan diuntungkan dengan adanya hubungan dekat dengan orang dalam. Sama halnya ketika menjalankan bisnis dan investasi lainnya, bukanlah orang lain yang menentukan justru kesuksesan investasi berada di tangan sendiri. Untuk itu, dibutuhkan pengalaman dan kemampuan Anda dalam mengelola investasi ini.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Romys Binekasri

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up