Wakil Presiden Direktur PT TBS Energi Utama Tbk., Pandu Sjahrir.
JawaPos.com - Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan terbesar dalam pengembangan industri transisi energi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Direktur PT TBS Energi Utama Tbk., Pandu Sjahrir.
Pandu mengungkapkan, meskipun pemerintah telah mengambil langkah yang baik untuk mempercepat pengembangan industri transisi energi, tantangan terbesar tetap berada pada pengembangan SDM yang berkualitas dalam waktu 10 tahun ke depan.
"Industri ini masih menghadapi banyak tantangan. Namun menurut saya, PR terbesar industri transisi energi adalah mengembangkan talenta-talenta berkualitas dalam 10 tahun ke depan. Jika tidak, kita mungkin harus mengimpor talenta dari luar negeri untuk menggarap potensi besar ini," ujar Pandu dalam seminar "Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Indonesia Emas" yang diadakan oleh alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jakarta pada Selasa (9/5)
Untuk mengatasi tantangan ini, Pandu berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan SDM yang berkualitas. Dia juga menyampaikan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan para ahli dari bidang teknologi dan energi di ITB.
"Kami juga tertarik untuk bekerja sama dengan ITB karena kita juga harus mengembangkan SDM untuk industri yang masih sangat baru. Di TBS saat ini juga banyak alumni ITB dari bidang mining dan manajemen," ungkap Pandu.
Dalam 10 tahun ke depan, lanjutnya, semua pihak harus memikirkan bagaimana mengembangkan SDM dalam menghadapi tantangan dan perubahan teknologi, khususnya di industri yang baru muncul seperti pengolahan baterai dan daur ulang (recycling). Pandu menekankan, teknologi berkembang dengan sangat cepat dan SDM harus mampu berinovasi dan beradaptasi dengan cepat untuk menghadapi perubahan tersebut.
"Krisis terbesar kita dalam pengembangan industri transisi energi adalah masalah SDM. Karena itu, saya melihat bagaimana bisa bekerja sama dengan ITB dan berinvestasi di sisi riset, karena itu yang perlu kita dalami. Karena industri ini masih kecil, hanya 0,2 persen, tapi pemerintah ingin meningkatkannya hingga 30-50 persen dan itu bagus," lanjut dia.
Lebih lanjut lagi, Pandu menegaskan, bahwa jika tidak fokus pada pengembangan SDM, maka besar kemungkinan industri di Indonesia harus mengimpor SDM dari luar. TBS Energi sendiri berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi industri transisi energi di Indonesia.
Diketahui, acara seminar tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Direktur Utama PT PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, President of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarters Youngtack Lee, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Arsal Ismail, CEO PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Alex Barus dan Vice President PT Freeport Indonesia Harry Pancasakti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022