
ILUSTRASI: Pengeboran minyak mentah dunia. (Istimewa)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia ditutup menguat pada perdagangan Jumat (19/6) usai pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang akan berlangsung di Swiss batal dilaksanakan.
Berdasarkan Investing, harga minyak mentah untuk kontrak berjangka Brent ditutup naik sebesar 0,7 persen persen menjadi USD 80,57 pada perdagangan Jumat (19/6). Sedangkan untuk harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar turun 0,1 persen menjadi USD 76,51 per barel.
Kementerian Luar Negeri Swiss menyatakan bahwa perundingan AS–Iran yang semula dijadwalkan berlangsung di Bürgenstock pada hari Jumat telah dibatalkan dan tidak akan berjalan sesuai rencana.
Baca Juga:Ledakan di Intan Jaya Sebabkan 3 Warga Jadi Korban, Koops TNI Habema Hormati Proses Investigasi
Gedung Putih juga mengatakan bahwa Wakil Presiden AS, JD Vance, tidak lagi melakukan perjalanan ke Swiss, dengan alasan masih adanya masalah logistik yang belum terselesaikan terkait perundingan tersebut.
Pada hari Kamis, Vance mengatakan bahwa kapal-kapal tanker yang mengangkut lebih dari 12 juta barel minyak telah melintasi Selat Hormuz pada malam sebelumnya.
"Untuk malam kedua berturut-turut, Iran tidak menembaki kapal mana pun di Selat Hormuz. Sejauh ini, mereka mematuhi bagian komitmen yang menjadi tanggung jawab mereka,” ujar Vance dikutip CNBC.
Sebagaimana diketahui, Nota kesepahaman yang batal dilaksanakan tersebut terdiri dari 14 poin untuk memulai periode negosiasi selama 60 hari, di mana Iran akan mengizinkan lalu lintas bebas biaya melalui Selat Hormuz, jalur pelayaran utama bagi minyak dan gas dunia. Kesepakatan itu menargetkan pemulihan lalu lintas di selat tersebut hingga kapasitas penuh dalam waktu 30 hari.
Kesepakatan awal tersebut menunda pembahasan sejumlah isu yang lebih sulit, seperti program nuklir Iran, dan juga mengharuskan AS beserta mitranya menyusun rencana pendanaan senilai USD 300 miliar untuk membantu pemulihan Iran.
Jika perjanjian ini berhasil diterapkan dan Selat Hormuz dibuka kembali, krisis pasokan tahun ini dapat berubah menjadi kelebihan pasokan yang signifikan pada tahun 2027.
Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa pasokan minyak akan melampaui permintaan sebesar 5,05 juta barel per hari tahun depan seiring kembalinya pasokan minyak Timur Tengah ke pasar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022