
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kiri), Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (kedua kiri), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kanan), dan Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kanan) saat konferensi pers usai rapat koordinasi terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan, pemerintah mengeluarkan dana subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) hingga Rp 250 triliun akibat kenaikan harga minyak mentah dunia.
Ia menjelaskan, dengan Indonesia Crude Price (ICP) sebesar USD 70 per barel, anggaran subsidi BBM yang dibutuhkan mencapai Rp 150-200 triliun. Kebutuhan anggaran subsidi BBM itu turut naik ketika ICP-nya mencapai USD 100 per barel.
“Atas arahan Bapak Presiden, ICP-nya sampai dengan USD 100 itu berarti kita menambah subsidi kurang lebih sekitar Rp 230-250 triliun,” ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (25/6).
Bahlil mengatakan, kenaikan ICP juga mengerek pendapatan negara. Ia mencontohkan ketika ICP USD 70 per barel pendapatan negara sebesar USD 10,8 miliar, dan ketika ICP USD 100 per barel maka pendapatan negara menjadi USD 17,6 miliar.
Sedangkan ketika ICP berada di level USD 90 per barel maka pendapatan negara sebesar USD 14,3 miliar. Menurutnya, ICP yang mencapai USD 100 per barel akan menambah pendapatan sekitar USD 7 miliar atau sekitar Rp 120-125 triliun.
“Itu artinya apa? Dari Rp 250 triliun, kita sudah dapat 50% dari peningkatan pendapatan lifting,” ujarnya.
Lanjutnya, pemerintah memberlakukan sejumlah kebijakan untuk menutup anggaran dari subsidi BBM. Adapun, salah satunya adalah dengan menarik royalti dari sektor mineral.
“Kita naikkan beberapa royalti nikel, batu bara, dan beberapa sektor lain. Kita bisa dapat uang sekitar Rp 30-35 triliun,” ucapnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
