
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mendorong pelaksanaan program E20 atau campuran bahan bakar nabati (BBN) jenis etanol dan bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2028.
Sebagaimana diketahui, E20 merupakan bahan bakar campuran yang terdiri dari 80 persen BBM dan 20 persen etanol (bioetanol).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan implementasi program E20 didorong untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi ketergantungan terhadap devisa dolar AS.
“Nah bauran energi ini kita dorong ke depan, 2028-2029 kami akan terapkan menjadi E20. Kalau E20,” ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (25/6).
Bahlil mengatakan, implementasi E20 dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk megurangi impor dan menjaga devisa Indonesia agar tidak keluar untuk kebutuhan bahan bakar.
Lanjutnya, dengan adanya implementasi E20 maka Indonesia dapat mengurangi kebutuhan impor bensin hingga mencapai 4 juta kiloliter (KL).
“Tujuannya apa? Agar kita bisa mengurangi impor kita, agar devisa kita itu tidak keluar. Memang di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu, nilai tukar juga semakin tinggi, ini hukum permintaan dan penawaran terhadap dolar sebenarnya,” ujarnya.
Bahlil mengatakan, saat ini kebutuhan konsumsi bensin nasional mencapai sekitar 40 juta KL per tahun. Sementara itu, produksi dalam negeri saat ini sudah sampai 20 juta KL setelah diresmikannya kilang di Kalimantan Timur.
“Dari 20 juta kiloliter (impor) bensin sekarang, jika kita terapkan E20, berarti tinggal 16 juta KL. Tinggal kita dorong bagaimana bisa meningkatkan lifting kita untuk menghasilkan klut untuk di bensin,” ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022