
Ilustrasi B50. Pemerintah memperkirakan penghematan impor dari B50 pada 2026 mencapai sekitar Rp 157,28 triliun, lebih tinggi dibanding skenario B40 sekitar Rp 139,8 triliun. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman berpendapat implementasi B50 terbilang strategis, namun tetap harus memperhatikan disiplin fiskal.
“B50 layak secara strategis untuk ketahanan energi, tetapi secara fiskal harus dijalankan dengan disiplin,” kata Rizal saat dikutip Sabtu (4/7).
Dalam konteks makro, kata dia, kebijakan B50 berpotensi memberi manfaat devisa yang besar karena dapat menekan impor solar.
Pemerintah memperkirakan penghematan impor dari B50 pada 2026 mencapai sekitar Rp 157,28 triliun, lebih tinggi dibanding skenario B40 sekitar Rp 139,8 triliun.
Namun, Rizal menilai angka tersebut tak bisa serta merta dianggap sebagai penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pasalnya, penghematan terjadi pada devisa dan impor energi, sementara biaya program muncul melalui insentif biodiesel, dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), potensi kompensasi energi, serta risiko selisih harga antara minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan solar fosil.
“Perhitungan gross, secara manfaat devisa B50 kemungkinan lebih besar dibanding biaya langsung program. Tetapi secara fiskal, manfaatnya tidak otomatis lebih besar bagi APBN,” jelasnya.
Dia menyebut kunci keuntungan B50 terletak pada selisih harga CPO dengan diesel atau gasoil.
Jika harga minyak dunia tinggi dan harga CPO relatif terkendali, B50 akan lebih ekonomis karena impor turun, tekanan neraca transaksi berjalan berkurang, dan kebutuhan subsidi atau kompensasi BBM bisa ditekan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
