Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 15.58 WIB

Ancaman Perang AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Mentah Dunia Terbang 5 Persen

Ilustrasi Harga minyak dunia. - Image

Ilustrasi Harga minyak dunia.

JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kompak menguat signifikan pada penutupan perdagangan Rabu (8/7) imbas dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengancam akan melancarkan serangang terhadap Iran.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik 3,86 dollar AS atau 5,2 persen menjadi 78,02 dollar AS per barrel, level tertinggi sejak 19 Juni 2026. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 3,08 dollar AS atau 4,4 persen menjadi 73,52 dollar AS per barrel, tertinggi sejak 22 Juni 2026.

Ancaman Trump terhadap Iran kembali meningkatkan kekhawatiran akan pergerakan lalu lintas kapal yang melalui Selat Hormuz. Trump menyatakan kesepakatan sementara yang ditandatangani bulan lalu untuk mengakhiri perang dengan Iran telah berakhir.

Dia mengatakan bahwa AS kemungkinan akan melancarkan serangan baru pada Rabu malam, setelah Iran menyerang pangkalan militer AS di kawasan Teluk serta kapal tanker di Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut membuat kenaikan harga minyak berkurang dari puncaknya yang sempat mendekati 9 persen selama perdagangan. "Peningkatan ketegangan terbaru kemungkinan telah membatasi jumlah kapal yang bersedia melewati Selat Hormuz," ujar analis dari RBC Capital Markets dikutip Reuters, Kamis (9/7).

Sebelumnya, Raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, kembali memuat minyak mentah di terminal Ras Tanura pada Jumat setelah aktivitas tersebut sempat terhenti hampir empat bulan. Langkah itu menjadi bagian dari upaya produsen Timur Tengah mempercepat ekspor minyak dan gas setelah meningkatkan produksi menjelang tercapainya kesepakatan sementara.

"Meski kesepakatan AS-Iran menjadi titik balik bagi pasar minyak, arus pasokan fisik masih terhambat akibat antrean kapal tanker, kerusakan infrastruktur, dan penghentian produksi," kata analis ANZ.

Menurut mereka, dibutuhkan waktu hingga akhir tahun sebelum pasokan kembali mendekati tingkat sebelum konflik.

Aktivitas pemuatan di terminal Ras Tanura tetap berlangsung meski sebuah helikopter milik Aramco jatuh pada Minggu di Ras Tanura, pesisir timur Arab Saudi di Teluk. Kecelakaan tersebut menewaskan 14 warga negara, sementara penyebabnya masih belum diketahui, menurut kantor berita pemerintah.

Selain itu, Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) juga dilaporkan menjual minyak mentah melalui tender dengan harga diskon.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore