
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YT ESDM)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, gas yang diproduksi proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Wilayah Kerja (WK) Masela akan diprioritaskan untuk kebutuhan domestik.
“Nanti gasnya 60 persen minimal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40 persen maksimal untuk kami melakukan ekspor,” ujar Bahlil dalam acara Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela yang digelar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7).
Terdapat tiga BUMN, yaitu PLN, PGN, dan Pupuk Indonesia, yang telah menandatangani Heads of Agreement (HoA) sebagai calon "offtaker" atau pembeli domestik.
Sebagian dari gas yang diproduksi, kata Bahlil, akan dipakai untuk pembangunan pabrik pupuk dan blue amonia di Maluku oleh PT Pupuk Indonesia.
Tujuan dari pembangunan industri pupuk di Maluku adalah menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi yang baru dan dampak berganda dari hadirnya proyek LNG Masela.
Selain pembangunan pabrik pupuk dan blue amonia, Bahlil menyampaikan gas yang diproduksi dari proyek Masela juga akan disalurkan kepada PLN, PGN dan beberapa perusahaan swasta.
“Sekaligus untuk meningkatkan nilai tambah dalam rangka mendorong penciptaan nilai ekonomi di daerah,” ujar Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil mengalokasikan 40 persen gas Masela untuk diekspor. Salah satu negara tujuan ekspor dari Masela adalah Jepang.
“Terutama Jepang, karena mereka melakukan investasi. Jadi, kami prioritas negara pilihan pertama dari Inpex adalah Jepang. Apalagi kami kan mitra,” kata Bahlil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022