
Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah, memperkuat ekosistem industri baterai kendaraan listrik (EV) nasional. (ANTARA)
JawaPos.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali, Sulawesi Tengah, memperkuat ekosistem industri baterai kendaraan listrik (EV) nasional.
Rosan mengatakan proyek HPAL Sambalagi menunjukkan bahwa hilirisasi mineral Indonesia telah memasuki tahap yang lebih maju.
Menurutnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, proyek tersebut tidak hanya menciptakan nilai tambah mineral, tetapi juga membangun ekosistem industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan.
"Sambalagi HPAL menetapkan standar baru, bukan sekadar mengikuti standar yang sudah ada. Proyek ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi Indonesia, Korea Selatan, dan Tiongkok dapat berjalan selaras dengan kepentingan nasional, yaitu membangun kedaulatan sumber daya, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Menteri Rosan.
Keyakinan tersebut disampaikan Rosan seiring kedatangan autoclave, peralatan utama proyek HPAL Sambalagi, pada 22 Juli 2026. Proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan industri nikel terintegrasi yang berlokasi di Indonesia Green Industrial Park (IGIP), Morowali.
Autoclave yang terpasang memiliki kapasitas 1.268 meter kubik dan disebut sebagai generasi terbaru. Berdasarkan data GEM Co., Ltd. selaku pelaksana konstruksi, unit tersebut merupakan fasilitas dengan kapasitas terbesar yang pernah diterapkan pada proyek HPAL.
Proyek HPAL Sambalagi dikembangkan oleh PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI), hasil kerja sama PT Vale Indonesia Tbk, GEM Co. Ltd. asal Tiongkok, dan EcoPro dari Korea Selatan.
Fasilitas ini akan mengolah bijih limonit menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yaitu bahan baku utama industri baterai kendaraan listrik, dengan kapasitas produksi sekitar 90.000 ton kandungan nikel per tahun.
Dari sisi penyerapan tenaga kerja, proyek tersebut diproyeksikan menyerap sekitar 6.000 pekerja selama masa konstruksi dan sekitar 3.600 tenaga kerja saat beroperasi, termasuk untuk kegiatan penambangan dan fasilitas pengolahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022