
Menteri ESDM Bahlil Lahadia. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ada perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi ditengah pergerakan harga minyak dunia yang cukup fluktuatif akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan meskipun harga acuan minyak indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) naik pemerintah tetap akan menjaga harga BBM subsidi.
“Saya sama Pak Menteri (Purbaya Yudhi Sadewa) bersepakat bahwa harga ICP dunia yang tidak menentu sampai sekarang kami dua punya komitmen atas dasar perintah Pak Presiden bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8).
Bahlil mengatakan, pemerintah juga membuka ruang penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Kebijakan tersebut akan berlaku baik ketika harga minyak dunia mengalami penurunan maupun kenaikan.
"Ini yang paling penting. Dan kami juga merumuskan ketika harga dunia itu turun maka harga yang non-subsidi pun bisa melakukan penyesuaian dengan harga dunia. Kalau turun ya turun, kalau naik ya terkoreksi juga untuk kenaikan," ujarnya.
Menurut Bahlil, mekanisme tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam merespons dinamika harga minyak dunia. Sementara itu, harga BBM subsidi tetap dijaga agar tidak mengalami kenaikan meskipun harga ICP bergerak fluktuatif.
Diberitakan sebelumnya, Meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan mulai pulihnya arus pasokan minyak dunia membuat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyesuaikan Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) Juli 2026.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan rata-rata Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) Juli sebesar USD 81,68 per barel, turun USD 1,77 dibandingkan bulan sebelumnya.
Adapun, Penetapan ICP Juli 2026 tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 319.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Juli 2026.
“Penetapan ICP bulan Juli 2026 sebesar US$81,68 per barel mencerminkan dinamika pasar minyak mentah global yang mengalami penyesuaian menyusul meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah serta berangsur pulihnya arus pasokan minyak dunia," ujar Laode dalam keterangan yang diterima, Selasa (11/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022