
Pakar ilmu lingkungan, mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang, Prof Sudharto P Hadi. (ANTARA)
JawaPos.com - Pakar ilmu lingkungan Prof Sudharto P Hadi menegaskan bahwa pemrakarsa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran dan pemerintah harus terbuka kepada masyarakat.
"Pemrakarsa dan pemerintah harus terbuka. Apa sih dampak dari panas bumi itu? Kemudian masyarakat juga menyampaikan keluhannya," katanya, dikutip dari Antara, Jumat (18/9).
Menurut dia, kekhawatiran masyarakat bahwa proyek PLTP Gunung Ungaran akan mengganggu kehidupan mereka, merusak lahan pertanian, hingga situs cagar budaya.
Ia mengakui bahwa potensi energi panas bumi sangat besar dan relatif ramah lingkungan dibandingkan dengan energi lainnya, tetapi umumnya terletak di kawasan hutan konservasi.
"Seperti misalnya di Bali, Bedugul. Masyarakat Bali kan menolak karena itu di hutan konservasi, bahkan di area yang secara tradisional mereka lindungi. Itu tantangannya," katanya.
Demikian juga untuk PLTP Gunung Ungaran yang terletak di Kabupaten Semarang dan Kabupaten Kendal, masyarakat sekitar juga menolak karena khawatir dengan kerusakan lingkungan dan situs cagar budaya.
Kekhawatiran masyarakat atas dampak negatif proyek tersebut, kata dia, harus dihargai, dan dilayani dengan keterbukaan untuk menjawab seluruh keresahan masyarakat.
"Jadi ketika ada sebuah proyek di mana masyarakat itu khawatir, takut, harus kita hargai. Kemudian pemerintah itu harus terbuka. Panas bumi seperti ini, kapasitasnya berapa, bagaimana turbinnya, bagaimana dampaknya, mesti harus terbuka," katanya.
Mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang itu mengingatkan bahwa Indonesia memiliki banyak sejarah pembangunan proyek kritis, seperti Waduk Kedungombo, pabrik semen di Rembang, dan PLTU Batang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022