
Ilustrasi. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia masih ketergantungan dengan impor Liquefied Petroleum Gas (LPG). Berdasar data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sekitar 80,58 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor.
Tingginya kebutuhan terhadap energi khusus LPG dipicu pertumbuhan masyarakat, bisnis, dan industri. Konkretnya, kebutuhan LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun, sedangkan produksi dalam negeri berada di kisaran 1,6–1,7 juta ton.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, ketergantungan terhadap impor bukan berarti Indonesia tidak memiliki sumber energi. Namun, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya terus memperkuat pilihan sumber energi dan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di dalam negeri.
Rantai pasok energi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari perubahan harga global hingga kondisi logistik dan perdagangan internasional. Oleh Kkarena itu, memiliki sumber dan jalur pasokan yang beragam menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan energi.
Upaya memperkuat ketahanan energi tersebut salah satunya dilakukan dengan mengoptimalkan sumber energi yang tersedia di dalam negeri.
Pada April 2026, Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tengah mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.
“Karena di era geopolitik yang tidak menentu, kita harus mencari formulasi untuk mencapai survival mode. Semua produksi yang ada di dalam negeri, itu yang kita prioritaskan,” ujar Bahlil dikutip Selasa (6/10).
Indonesia sendiri memiliki berbagai sumber daya energi, termasuk gas bumi. Pada 2025, pemerintah mencatat sekitar 69 persen pemanfaatan gas bumi nasional digunakan untuk kebutuhan domestik, sementara sisanya dialokasikan untuk ekspor.
Kondisi tersebut membuka ruang untuk terus mengembangkan berbagai bentuk pemanfaatan energi domestik. Pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi dalam negeri juga dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan energi sekaligus memperkuat ketahanan pasokan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022