
Syekh Ahmad Al Misry. (Instagram: ahmad_almisry2)
JawaPos.com - Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis dilakukan pendakwah Syekh Ahmad Al Misry kabarnya telah terjadi sejak tahun 2017 silam.
Beberapa korbannya sebenarnya sudah mengeluhkan tindakan tak senonoh yang dilakukan Syekh Ahmad Al Misry. Atas cerita itu, sejumlah ustadz cukup terkejut dan nyaris tidak percaya pada awalnya. Namun, cerita korban terlihat benar dan jujur.
Sempat dilakukan pertemuan melibatkan sejumlah ustadz dan tokoh untuk melakukan tabayun atas perkara ini. Selain itu, juga sempat dibuatkan grup WhatsApp untuk mencari fakta kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Syekh Ahmad Al Misry.
Meski beberapa upaya telah dilakukan, nyatanya tidak sampai tuntas selama beberapa tahun karena adanya perasaan sungkan atau tidak nyaman untuk memproses permasalahan lebih lanjut.
Pada 2021 silam, kasus ini kabarnya mulai menemukan titik terang dengan adanya permintaan maaf dari Syekh Ahmad Al Misry kepada sejumlah korbannya. Dia pun kabarnya mengakui perbuatannya tersebut.
Permintaan maaf yang sempat dilakukan Syekh Ahmad Al Misry ternyata tidak membuatnya jera. Terbukti, dia kembali melakukan kesalahan serupa.
"Korban tidak bisa berbuat apa-apa, bingung, dan menurut saja karena yang disampaikan hal-hal yang disesuaikan dengan agama," ungkap Ustadz Abi Makki selaku perwakilan korban.
Berhubung kejadian pelecehan seksual sesama jenis terus berulang, akhirnya kasus ini dibawa ke ranah hukum untuk memberikan efek jera kepada terduga pelaku.
"Kami kekurangannya satu, nggak ada yang tahu caranya dan tidak ada yang berani. Maka di situlah ada Habib Mahdi Alattas. Beliau yang maju sampai dengan detik ini," ungkapnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
