
Konten kreator Jerhemy Owen balapan di Mandalika. (istimewa)
JawaPos.com - Konten Kreator Jerhemy Owen berhasil mencatatkan rekor personal terbaik (personal best) saat mengikuti ajang balapan profesional di Mandalika. Rekor yang berhasil ditorehkannya sekitar 1 menit 56 detik.
Rekor tersebut berhasil dipecahkan Jerhemy Owen saat mengikuti ajang Mandalika Festival of Speed 2026 (MFOS) pada 1–3 Mei 2026. Pencapaian ini menjadi sorotan karena diraih di tengah kesibukannya sebagai kreator konten yang dikenal aktif mengangkat isu sosial dan lingkungan.
Keikutsertaan Owen dalam ajang balap ini menunjukkan sisi lain dirinya yang memang gemar tantangan. Ia turun langsung dalam kompetisi motorsport, bukan sekadar hobi santai seperti olahraga populer lainnya.
Di ajang tersebut, Owen tampil bersama Erika Richardo di bawah tim Sekuya Evos Racing. Mereka berpartisipasi dalam kategori Radical Time Attack, yakni format balapan yang menitikberatkan pada catatan waktu tercepat dalam satu putaran, bukan adu posisi secara langsung di lintasan.
Baca Juga:Ari Lasso dan Dearly Djoshua Kembali Pacaran Meski Beberapa Kali Putus-nyambung, Sentil Wanita Genit
Perjalanan Owen ke dunia balap dimulai dari rasa penasarannya saat mencoba go-kart. Dari pengalaman tersebut, Owen mulai menekuni latihan secara lebih serius hingga akhirnya berani melangkah ke level kompetisi profesional.
“Awalnya diajak Erika untuk coba go-kart yang lebih serius. Dari situ mulai latihan terus, sampai akhirnya masuk ke tahap yang lebih profesional,” ungkap Owen dalam keterangannya.
Jerhemy Owen menyadari adanya perbedaan besar antara bermain go-kart dengan terjun di ajang balap profesional. Oleh karena itu, Owen menjalani berbagai persiapan cukup panjang. Mulai dari latihan fisik hingga mempelajari teknik dasar seperti racing line, kontrol kendaraan, dan pengambilan keputusan dalam kecepatan tinggi.
“Nggak bisa dipungkiri ini adalah sport yang ekstrem. Jadi kita harus hati-hati, profesional, dan sangat well-prepared,” ujarnya.
Dalam kompetisi ini, Owen juga berbagi lintasan dengan sejumlah pembalap berpengalaman seperti Senna Iriawan, Hana Burton, Fandy Adianto, Amara Angelica, Farraz, dan Kezia. Ia menjadikan kesempatan ini sebagai ajang belajar sekaligus pengembangan diri, bukan sebagai tekanan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
