
Syekh Ahmad Al Misry dikaitkan netizen sebagai tokoh agama inisial SAM, diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis. (Instagram: ahmad_almisry2
JawaPos.com - Syekh Ahmad Al Misry dinilai mau lari dari jerat hukum atas kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang saat ini sedang menjeratnya. Selain kabur ke Mesir, dia juga sempat mengajukan permohonan melepaskan status WNI ke KBRI di Cairo melalui kuasa hukumnya.
Habib Mahdi selaku perwakilan korban menilai bahwa usahanya untuk melarikan diri tidak akan mungkin berhasil. Terbukti, Syekh Ahmad Alisry kini menjadi buronan interpol untuk dibawa paksa kembali ke Tanah Air guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Apa yang dia lakukan merugikan dirinya sendiri. Dia mengetahui dan menyadari bahwa dia bersalah. Kesempatan yang harusnya digunakan dengan baik untuk melakukan pembelaan diri malah digunakan untuk kabur," ungkap Habib Mahdi.
Dia menegaskan bahwa proses hukum yang berlaku sebenarnya memberikan kesempatan yang cukup luas untuk Syekh Ahmad Al Misry melakukan pembelaan diri. Namun sayangnya, pria asal Mesir itu tidak memanfaatkannya dengan baik.
"Pihak pelapor juga memberikan ruang untuk dia membantah atas laporan itu. Namun kesempatan hak bantah tersebut tidak dilakukan oleh Ahmad Misry," ungkapnya.
Habib Mahdi menaruh harapan kepada Kedutaan Mesir di Jakarta dapat membantu untuk melakukan deportasi kepada Syekh Ahmad Al Misry agar bisa kembali ke Indonesia sesuai dengan kewarganegaraannya yang sah sampai dengan saat ini.
"SAM harus dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya," tuturnya.
Diketahui, sejumlah korban pelecehan seksual melalui kuasa hukumnya membuat laporan polisi terhadap Syekh Ahmad Al Misry (SAM) pada 28 November 2025. Laporan tersebut diterima Bareskrim Polri dengan nomor registrasi LP/B/586/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri.
Sedikitnya ada 5 korban yang membuat laporan polisi kepada SAM. Berdasarkan keterangan kuasa hukum korban, dugaan tindak pidana pelecehan seksual sesama jenis terjadi dalam rentang waktu 2017 hingga 2025 di beberapa lokasi berbeda.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
