
Film Laut Bercerita tembus Main Competition di Busan International Film Festival 2026. (istimewa)
JawaPos.com - Film Laut Bercerita akan melakukan penayangan perdana dunia atau world premiere di Busan International Film Festival (BIFF) 2026. Film garapan sutradara Yosep Anggi Noen tersebut masuk dalam jajaran Main Competition yang akan berlangsung pada 6-15 Oktober 2026 di Korea Selatan.
Kehadiran di BIFF menjadi salah satu tahapan penting sebelum film yang diadaptasi dari novel bestseller karya Leila S. Chudori menyapa para penonton bioskop di Tanah Air.
Film Laut Bercerita dijadwalkan tayang secara komersial di Indonesia mulai 29 Oktober 2026. Sebelum itu, film ini terlebih dahulu diperkenalkan kepada penonton internasional melalui salah satu festival film besar di Asia.
Film ini mengangkat kisah Biru Laut, mahasiswa di Yogyakarta pada penghujung 1990-an yang diperankan Reza Rahadian. Di tengah situasi sosial dan politik yang penuh gejolak, Laut bergabung dengan kelompok studi Winatra bersama Daniel, Alex, Sunu, dan sejumlah sahabatnya.
Kelompok tersebut kemudian terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan perjuangan untuk mendapatkan kebebasan berekspresi. Mereka juga bersinggungan dengan persoalan masyarakat, termasuk mendampingi para petani yang menghadapi masalah.
Perjalanan Laut dan kawan-kawannya semakin rumit setelah aktivitas mereka berujung pada penangkapan dan hilangnya sejumlah anggota kelompok. Sejak saat itu, cerita tidak hanya mengikuti perjuangan para mahasiswa, tetapi juga kehidupan keluarga yang harus menghadapi ketidakpastian.
Hilangnya Biru Laut menjadi titik penting dalam cerita. Keluarga dan orang-orang terdekatnya harus menjalani pencarian panjang tanpa kepastian mengenai keberadaannya.
Asmara Jati, adik Laut yang diperankan Yunita Siregar, menjadi salah satu karakter penting dalam sisi cerita tersebut. Bersama orang tuanya, Asmara berusaha memahami kehilangan sekaligus mempertahankan ingatan tentang kakaknya.
Film Laut Bercerita tidak hanya berfokus pada kehidupan Biru Laut dan perjuangan kelompok Winatra. Film ini juga membawa perspektif keluarga yang ditinggalkan dan bagaimana sebuah kehilangan dapat memengaruhi kehidupan orang-orang yang berada di sekitarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022