
Gandhi Fernando. (istimewa)
JawaPos.com - Gandhi Fernando mengambil langkah besar dalam perjalanan kariernya di industri hiburan. Setelah bertahun-tahun menjalani berbagai profesi mulai dari aktor, penulis hingga produser, Gandhi kini memilih menetap di Thailand untuk membangun karier sebagai sutradara.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi tantangan baru bagi Gandhi. Ia harus meninggalkan zona nyaman dan kembali beradaptasi dengan lingkungan industri yang berbeda dari yang selama ini dijalaninya di Indonesia.
Namun, kepindahan itu bukan keputusan yang dibuat secara mendadak. Ketertarikannya terhadap industri hiburan Thailand sudah tumbuh selama beberapa tahun. Salah satu persiapan yang dilakukan Gandhi adalah mempelajari bahasa Thai agar lebih mudah berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan profesional di sana.
“Buat aku, pindah ke Thailand bukan sekadar pindah tempat tinggal. Aku memang ingin keluar dari zona nyaman dan mencoba membangun karir dari awal lagi di industri yang berbeda,” ujar Gandhi.
Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi Gandhi ketika mulai bekerja di Thailand adalah bahasa.
Meski sudah mempelajari bahasa Thai selama sekitar empat tahun, ia menyadari kemampuan tersebut tetap harus terus diasah, terutama ketika digunakan dalam proses produksi yang menuntut komunikasi secara cepat dan tepat.
Sebagai sutradara, Gandhi harus mampu menyampaikan visi kreatif kepada aktor dan kru. Karena itu, penguasaan bahasa menjadi bagian penting dalam proses adaptasinya.
“Yang paling challenging tentu bahasa. Meski sudah 4 tahun terakhir aku belajar bahasanya, tapi Bahasa Thai bukan bahasa pertama aku. Jadi awalnya ada kekhawatiran apakah aku bisa menyampaikan arahan dengan tepat kepada aktor dan kru,” tuturnya.
Namun, tantangan tersebut justru menjadi pengalaman baru bagi Gandhi. Ia kembali berada dalam posisi sebagai pembelajar setelah cukup lama berkecimpung di industri perfilman Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022