JawaPos Radar | Iklan Jitu

Dari Hobi, Oki Raup Puluhan Juta Per Bulan Berjualan Helm Retro

05 Desember 2018, 14:52:07 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Helm Retro
HELM RETRO: Oki Nandiwardana,29, menunjukkan helm retro yang diproduksinya saat ditemui JawaPos.com, di tempat kerjanya, Rabu (5/12). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

Hobi jika ditekuni serius akan menghasilkan pemasukan yang luar biasa. Setidaknya itulah yang patut digambarkan dari seorang Oki Nandiwardana. Dengan memproduksi helm retro, kini pemuda 29 tahun tersebut sukses menjadi pengusaha helm.

Ari Purnomo, Solo

JawaPos.com – Ide usaha helm retro Oki muncul secara tidak sengaja. Semuanya bermula dari hobinya mengendarai motor klasik atau motor custom. Dari situlah, pemuda yang tinggal di Gulon, Jebres, Solo ini muncul inisiatif untuk membuat helm sendiri. Ide ini muncul karena, menurutnya selama ini tidak ada helm yang sesuai untuk digunakan saat mengendarai sepeda motor retro.

Helm Retro
Awal produksi, Oki melanjutkan, hanya untuk dipakai sendiri. Dirinya tidak punya rencana untuk menjualnya. Akan tetapi, ternyata banyak yang tertarik dengan helm buatannya tersebut. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Pemuda 29 tahun asal Solo itu memproduksi helm retro sejak 2015 silam. Produknya diberi nama Trooper. Awalnya, pemuda lulusan Modern Scholl of Design (MSD) Jogja ini tidak berangan-angan untuk memproduksi helm retro sendiri. 

"Saya merasa belum ada yang cocok dengan motor custom, kemudian saya mulai mengerjakan helm ini," terang Oki saat ditemui JawaPos.com di kantornya di kompleks Muara Market Jalan Lumban Tobing, Banjarsari, Solo, Rabu (5/12). 

Awal produksi, Oki melanjutkan, hanya untuk dipakai sendiri. Dirinya tidak punya rencana untuk menjualnya. Akan tetapi, ternyata banyak yang tertarik dengan helm buatannya tersebut. Dari situlah Oki memproduksi lebih banyak untuk dijual. Untuk model helm yang diproduksinya didapatkan dari pasar loak.

Helm bekas tersebut dipermaknya sedemikian rupa. "Tanggapan pasar juga cukup bagus, dan kami membuat untuk dijual," terangnya. 

Tetapi, perjalanan Oki dan teman-temannya dalam proses pembuatan helm retro ini tidak mudah. Banyak eksperimen dan uji coba yang harus dijalani. Tetapi, semua perlahan bisa dilalui dan helm retro 'Trooper' bisa semakin disempurnakan. "Trial dan error juga cukup banyak, semua keahlian adalah otodidak dan full handmade, " imbuhnya. 

Dari situlah Oki mencoba meniru desainnya. Dan setelah bisa membuat sendiri, inovasi terus dilakukan dan bentuk helm semakin bervariasi. Karena proses pembuatannya semuanya dikerjakan secara manual maka proses pengerjaannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama.

Satu buah helm bisa selesai dalam waktu tiga sampai empat minggu. Untuk harganya bervariasi, mulai dari Rp 600 ribu sampai dengan Rp 1,4 juta. "Untuk omzetnya sebulan berkisar Rp 50 juta," terang Oki. (Bersambung

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up