JawaPos Radar

Cerita Pilu Tenggelamnya KM Arsita

Baru 30 Menit Perjalanan, Kapalnya Oleng dan Tenggelam

13/06/2018, 22:03 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
KM Arsita Tenggelam
EVAKUASI: Sejumlah korban berhasil dievakuasi dari kapal Motor (KM) Arsita yang tenggelam di perairan Makassar, Rabu (13/6) siang. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Tenggelamnya kapal motor (KM) Arsita yang memuat puluhan penumpang di perairan Makassar, Rabu (13/6) siang menyisakan duka mendalam dan tanda tanya. Salah satu korban selamat dari insiden nahas tersebut menceritakan singkat kronologis tenggelamnya kapal.

Mayang Sari, 21, salah satu korban yang selamat dari kecelakaan tersebut menuturkan, kapal berangkat dari pelabuhan Paotere ke pulau Barrang Lompo Rabu (13/6) siang sekitar 11.30 WITA siang atau tepat sebelum salat Duhur.

"Yang saya sempat ingat, besar ombak, baru banyak penumpang melebihi itu karena banyak juga motor. Biasanya, satu sampai dua motor, tapi tadi itu agak banyak," ucap Mayang saat ditemui di Rumah Sakit (RS) Jala Ammari TNI AL, Jalan Satando, Makassar.

KM Arsita Tenggelam
TRAUMA: Sejumlah penumpang terlihat syok dan trauma pascakejadian. (Istimewa)

Dari Makassar, ia dan temannya akan kembali ke kampung halamannya pulau Barang Lompo usai membeli semua kebutuhan lebaran di pasar di kota Makassar. "Saya dengan temanku, menyeberang kesini dari tadi pagi. Tapi mau pulang lagi ke pulau, karena sudah dari pasar beli perlengkapakan lebaran," jelasnya.

Belum cukup 30 menit perjalanan setelah meniggalkan pelabuhan Paotere Makassar, kata Mayang, seingatnya kapal langsung oleng dan seketika kemasukan air sebelum akhirnya tenggelam.

"Jadi saya disitu ndak liat lagi temanku, karena kapal cepat sekali masuk air, saya saja langsung berenang, keluar langsung dari kapal. Nanti sekitar setengah jam itu baru ada tolong saya, sama orang," tambahnya.

Sebelumnya insiden kecelakaan kapal bermuatan penumpang dan barang tenggelam di perairan Makassar, Rabu (13/6) siang. Kapal yang memuat puluhan penumpang itu berlayar dari pelabuhan Paotere Makassar, menuju pulau Barrang Lompo.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, kapal ini memuat puluhan orang penumpang dan akan berlayar menuju pulau Barrang Lompo, yang letaknya tak begitu jauh dari kawasan kota Makassar.

"Kapal ini mau menyeberang dari Makassar menuju Barang Lompo, muatannya ada barang-barang dengan penumpang yang masih sementara ini kita data terus," kata Dicky saat di temui di sela-sela pendataan penumpang yang menjadi korban di Rumah Sakit (RS) Jala Ammari TNI AL, Jalan Satando, Makassar, Rabu (13/6).

Data sementara disebutkan Dicky, total korban yang berhasil dievakuasi keseluruhan adalah 35 orang. Perinciannya, 21 korban dievakuasi ke RS TNI AL, 13 korban selamat dan 8 meninggal dunia.

Di RS Akademis, kota Makassar, 8 korban dievakuasi berhasil selamat. Sementara 6 korban lainnya dievakuasi di pulau Barrang Lompo, dengan total 1 selamat dan 5 meninggal.

"Jadi total yang meninggal secara keseluruhan untuk sementara.ini ada 13 orang. Tapi tim di lapangan masih terus melakukan evakuasi sampai sekarang. Masih berkerja tim di lapangan sembari kita data disini," pungkasnya.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up