
PENGALAMAN PETAMA: Henry Pahala Pinilih (dua dari kanan) saat mendampingi Presiden Jokowi bertemu para pemimpin perusahaan besar Korea Selatan di Seoul pada 9 September 2018.
Sang Ayah Yang Arahkan untuk Pilih Bahasa Korea saat Kuliah
Pertukaran mahasiswa ke Korsel memberi kesempatan Henry Pahala Pinilih untuk nyambi di berbagai sektor yang bermuara pada keluwesan bahasa Korea-nya. KBRI Seoul mengenalnya saat tampil dalam variety show di TV nasional setempat.
DINDA JUWITA, Jakarta
SERANGKAIAN prosedur protokoler dijalankan KBRI Seoul, Korea Selatan (Korsel), dengan teliti. Maklum, ada tamu istimewa yang akan datang berkunjung pada September 2018 itu: Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebagai salah satu staf di KBRI Seoul, Henry Pahala Pinilih pun harus mengikuti setiap alur keprotokoleran tersebut. ’’Persiapan selesai sekitar jam 1 dini hari. Jam 4 subuh aku harus sudah ready,’’ ujar Henry kepada Jawa Pos saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat (8/8).
Meski kurang tidur, Henry tetap bungah. Sebab, pagi itu, alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut mendapat tugas istimewa: menjadi penerjemah presiden. Selain tidak semua orang bisa menjadi penerjemah presiden, Henry kala itu masih berstatus pegawai honorer. Dia bertugas sebagai penerjemah di KBRI Seoul. Dan, akhirnya momen yang membuatnya deg-degan itu tiba.
Pada hari kedua rangkaian kunjungannya ke Negeri Ginseng, bertempat di Hotel Lotte, Seoul, Jokowi bertemu dengan empat pemimpin perusahaan besar setempat. Mereka adalah Chairman CJ Group Kyung-shik Sohn, Vice Chairman Lotte Group Kag-gyu Hwang, CEO POSCO Choi Jeong-woo, dan Vice Chairman Hyundai Motor Company Chung Eui-sun.
Pada pertemuan itu, Henry duduk tepat di kanan Jokowi. Tiap kalimat yang meluncur dari sang kepala negara dia terjemahkan ke dalam bahasa Korea. Begitu pun sebaliknya. "Ibu Menlu (Retno Marsudi) pesan ke aku, ’Dicatat semua poin pentingnya, ya, Mas, jangan ada yang terlewat’," jelas pria asal Semarang yang berulang tahun setiap 19 September itu.
Henry menceritakan, dalam prosesnya, penerjemahan tiap kalimat juga tak boleh kaku. Dengan begitu, para bos keempat perusahaan itu bisa menerima pesan yang disampaikan presiden.
Dalam pertemuan 15 menit itu, Jokowi ingin agar perusahaan-perusahaan Korsel semakin meningkatkan investasi ke Indonesia. "Sampai akhirnya mereka investasi ke sini (Indonesia), itu bukti hasil kerja keras pemerintah dan diplomasi tim diplomat juga," katanya.
Hyundai, misalnya. Perusahaan otomotif terbesar Korsel itu mengucurkan investasi USD 1,55 miliar hingga 2030 ke Indonesia. Begitu pula investasi CJ Entertainment di dunia perfilman.
Momen keberhasilan diplomasi itulah yang akhirnya mendorong putra pasangan Sumirah dan Suhanto tersebut untuk terjun ke dunia diplomasi. Dan, sampai pada titik sekarang ini, semua bermula ketika sang ayah mengarahkan dia untuk menekuni bahasa Korea di bangku kuliah.
"Ayahku sempat baca-baca riset yang menyebut bahwa bahasa Korea itu nantinya punya masa depan bagus. Akhirnya aku nurut saja, walaupun banyak temanku yang waktu itu mikir, ngapain kok ambil bahasa Korea," katanya.
Dia juga mengikuti saran sang ayah untuk menempuh pendidikan di program studi bahasa Korea di Sekolah Vokasi UGM (setara D3). Meskipun pengetahuannya soal budaya Korea sebenarnya baru sebatas apa yang muncul di televisi saja. "Paling aku cuma tahu film Korea ya Jang Geum (Jewel in the Palace) aja," imbuh dia.
Pelan tapi pasti, anak terakhir dari lima bersaudara itu merasa menemukan "rumah" di jurusan yang dia tempuh. Sebab, hampir seluruh rekan dan staf pengajar terus memberi suntikan semangat. Itulah yang mendorong Henry aktif berkegiatan. Alhasil, pada 2014, dia mengikuti program pertukaran ke Gangneung-Wonju National University, Korsel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022