
ILUSTRASI EMAS. Harga emas batangan di Indonesia berpotensi menembus Rp 3 juta per gram pekan depan. Fluktuasi dipengaruhi konflik geopolitik dan pelemahan rupiah. (Freepik)
JawaPos.com – Pergerakan harga emas dunia diproyeksikan masih akan fluktuatif dalam sepekan ke depan yang terhitung mulai Senin-Sabtu, 6-11 April 2026. Bahkan, harga emas batangan di dalam negeri berpotensi menembus level psikologis Rp 3 juta per gram, seiring memanasnya konflik geopolitik global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Pengamat Komoditas dan Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan harga emas dunia pada perdagangan terakhir ditutup di level USD 4.671 per troy ounce. Sementara itu, harga logam mulia di dalam negeri berada di kisaran Rp 2.857.000 per gram.
Dalam skenario koreksi, Ibrahim menjelaskan harga emas dunia berpotensi turun ke level support pertama di USD 4.543 per troy ounce, dengan implikasi harga logam mulia domestik di sekitar Rp 2.827.000 per gram. Jika tekanan berlanjut, support kedua diperkirakan berada di USD 4.358 per troy ounce atau setara Rp 2.780.000 per gram.
“Artinya, dalam sepekan ke depan jika terjadi koreksi, harga emas kemungkinan bisa turun di bawah Rp 2,8 juta, tepatnya di kisaran Rp 2,78 juta per gram,” ujar Ibrahim dalam analisisnya, Minggu (5/4).
Namun demikian, peluang penguatan tetap terbuka lebar. Jika harga emas dunia menembus level resistance pertama di USD 4.878 per troy ounce, maka harga emas batangan berpotensi naik ke Rp 2.890.000 per gram.
Kenaikan lebih lanjut dapat terjadi apabila harga emas dunia menyentuh resistance kedua di USD 5.080 per troy ounce. Dalam skenario ini, harga emas domestik berpeluang “pecah telur” menembus Rp 3 juta per gram.
Ibrahim menilai salah satu faktor utama yang mendorong potensi kenaikan tersebut adalah pelemahan nilai tukar rupiah. Pekan depan, rupiah diperkirakan bisa melemah hingga Rp 17.120 per dolar AS.
Menurutnya, tekanan terhadap rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang dipengaruhi lonjakan harga minyak dunia dan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Kenaikan harga energi membuat pemerintah harus menyiapkan kebutuhan dolar dalam jumlah besar untuk impor minyak, yang diperkirakan mencapai 800.000 hingga 900.000 barel per hari.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
