
Warga membayar menggunakan kode batang QRIS di salah satu gerai UMKM di Depok, Jawa Barat, Rabu (25/2/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara ke China mulai Kamis (30/4), memungkinkan transaksi inbound dan outbound antara masyarakat Indonesia dan China melalui pemindaian kode QR.
Namun, penggunaan QR dari China saat ini masih terbatas, antara lain UnionPay QR, Alipay QR, serta unified QR berlogo UnionPay dan Alipay. Adapun QR China lainnya, termasuk WeChat Pay QR, masih dalam tahap pengembangan dan penyesuaian teknologi.
“Jadi, setiap kali kita pergi ke Tiongkok atau warga Tiongkok datang ke Indonesia, jangan gunakan uang tunai, cukup gunakan ponsel Anda dan voila, Anda bisa membeli apa saja,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat peluncuran di Jakarta, Kamis.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Gubernur BI, serta capaian Indonesia di sektor keuangan dan digital.
Ia menilai bahwa di tengah perubahan global yang cepat, sektor perbankan perlu beradaptasi dengan inovasi, kecerdasan buatan (AI), dan digitalisasi, termasuk melalui penguatan investasi pada teknologi dan sumber daya manusia.
“Kami menantikan peluncuran resmi QRIS (QRIS yang terhubung dengan QR China) dan akan terus memperluas partisipasi serta penerimaan, dengan melibatkan lebih banyak bank dan institusi pembayaran. Kami sangat antusias dengan masa depan yang menanti kita semua,” kata Wang.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem memandang kerja sama ini sebagai peluang besar, mengingat China dan Indonesia sama-sama merupakan pemain yang unggul dalam ekonomi digital.
Menurutnya, kolaborasi ini akan mendorong kemudahan transaksi, terutama seiring tingginya mobilitas wisatawan kedua negara, serta berpotensi mempererat hubungan bisnis ke depan melalui transaksi lintas negara.
Santoso mengatakan bahwa integrasi sistem pembayaran dengan China masih berlangsung secara bertahap. Meski China telah memiliki standar QR nasional, integrasi antarpenyedia layanan masih perlu dilakukan penyesuaian agar dapat terhubung secara internasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022