
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ungkap alasan Indonesia terbitkan Panda Bond karena prospek dan imbal hasil lebih menarik dibanding Dim Sum Bond.. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai penerbitan surat utang global berdenominasi Yuan atau Panda Bond memiliki prospek yang lebih menarik dibandingkan Dim Sum Bond karena menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif.
Pemerintah berencana menerbitkan Panda Bond pada bulan depan, sementara Dim Sum Bond sebelumnya telah diterbitkan pada Oktober 2025.
Menurut Purbaya, pasar keuangan Tiongkok saat ini menawarkan tingkat imbal hasil yang relatif rendah, yakni di kisaran 2,3 persen hingga 2,5 persen. Angka tersebut dinilai lebih menguntungkan dibandingkan yield Dim Sum Bond yang sebelumnya berada pada rentang 2,5 persen hingga 2,9 persen.
“Saya bilang ke Pak Minto (Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko) kalau banyak peminatnya, perbanyakkan di situ. Kalau bunganya lebih rendah, kan hemat kita,” ujar Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (13/5).
Meski demikian, pemerintah hingga kini belum menetapkan target nilai penerbitan Panda Bond. Purbaya menyebut besaran penerbitan akan disesuaikan dengan minat investor yang masuk ke pasar.
Ia menjelaskan, langkah penerbitan Panda Bond merupakan bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan negara agar struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak terlalu bergantung pada satu sumber pendanaan maupun mata uang tertentu.
Selain memperluas sumber pembiayaan, penerbitan obligasi berdenominasi Yuan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat.
Purbaya menilai pasar keuangan Tiongkok memiliki kapasitas dan likuiditas besar sehingga dinilai mampu menyerap instrumen utang pemerintah Indonesia secara optimal.
Di sisi lain, ia juga melihat tingkat kepercayaan investor Tiongkok terhadap fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat. Menurutnya, pandangan pasar Tiongkok terhadap Indonesia tidak terlalu sensitif terhadap faktor peringkat kredit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022