
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) ditutup turun tipis sebesar 0,55 persen ke level 6,220. Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG, pada Kamis (18/6), sedang berada pada bagian dari wave (IV) dari wave 3 dan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatannya. Adapun penguatan IHSG akan berada di area 6,476 hingga 6,577.
Meski begitu, MNC Sekuritas juga mencermati adanya potensi koreksi terhadap IHSG pada area 6,113 hingga 6,176. Adapun level support berada di 5.784 dan 5,594, sedangkan level resistance berada di 6,286 dan 6,459.
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Sell on Strength, Buy on Weakness, dan Trading Buy untuk beberapa saham pilihan. Adapun rekomendasi untuk Trading Buy berada pada saham PT Sumberia Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), dan PT Majoris Pefindo I-Grade ETF Indonesia (XMIG).
MNC sekuritas memperkirakan AMRT menguat pada level 2,89 persen ke level 1,425 didominasi volume pembelian. Penguatanya, mampu berada di atas MA20. Saat ini, posisi ADRO diperkirakan sedang berada di wave [iv] dari wave C.
Investor disarankan melakukan Trading buy di rentang 1.305–1,380 dengan target harga 1,470 dan 1.535, serta stoploss di bawah 1,295.
Kemudian untuk XMIG, diperkirakan akan terkoreksi 0,62 persen ke level 161 disertai dengan munculnya volume beli yang kecil, pergerakannya masih mampu berada di atas MA20. Adapun, posisi XMIG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 dari wave (C).
MNC Sekuritas memperkirakan BUMI akan menguat signifikan sebesar 10,19 persen ke level 173, disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Kami memperkirakan, posisi BUMI sedang berada di awal (A) dari wave [B].
Investor disarankan melakukan trading buy di rentang 154-158 dengan target harga 163 dan 166, serta stoploss di bawah 152.
Sedangkan untuk strategi Sell on Strenght, dapat digunakan untuk saham PT Elnusa Tbk. (ELSA), dan PT Indah Kilat Pulp & Paper Corp Tbk. (INKP). ELSA diperkiran akan menguat 0,82 persen ke 615 yang didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA20.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022