
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Sejumlah ekonom menilai keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menempatkan Indonesia dalam kategori emerging market bukanlah sentimen positif baru. Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan, keputusan terbaru MSCI merupakan sebuah keberhasilan indonesia dalam menghindari risiko penurunan status ke Frontier Market.
"Keputusan MSCI yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori Emerging Market menurut saya bukan sentimen positif baru," ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Sabtu (20/6).
Baca Juga:Batal Turun ke Frontier Market, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Bursa Saham Indonesia
Yusuf mengatakan, dalam laporanya MSCI masih menyoroti aspek Information Flow yang berkaitan dengan transparansi kepemilikan saham dan kualitas pembentukan harga di pasar. Dengan begitu maka keputusan tersebut lebih menghilangkan risiko negatif daripada menjadi katalis yang mampu mendorong penguatan aset Indonesia.
"Ini juga menunjukkan bahwa perhatian investor kini tidak hanya tertuju pada inflasi, pertumbuhan ekonomi, atau suku bunga, tetapi juga pada kualitas institusi dan integritas pasar modal," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, mengatakan, jika dalam review atau rebalancing MSCI bobot saham emiten Indonesia meningkat atau ada penambahan saham baru, investor asing akan memborong saham tersebut, memicu capital inflow dan mendongkrak IHSG.
"Sebaliknya, jika ada penurunan bobot, hal ini memicu capital outflow (dana keluar) yang menekan pasar saham," ujarnya.
Ia mengatakan, keputusan dari review MSCI secara spesifik kerap menjadi salah satu motor penggerak utama naik atau turunnya kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI), terutama pada saham-saham blue chip yang memiliki market cap besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
