
Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan Jumat (10/7) setelah ditutup menguat menguat 0,67 persen ke level 5.912 pada perdagangan Kamis (9/7).
Berdasarkan analisis teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam. Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6,083-6,203, namun cermati area koreksi pada level 5,752-5,797.
Adapun level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sedangkan level resistance berada di 6.007 dan 6.286.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). Mayoritas saham direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness, sementara KLBF direkomendasikan dengan strategi Trading Buy.
Untuk BUVA, diperkirakan akan menguat 3,64 persen ke level 855 dan didukung oleh munculnya volume pembelian. Pergerakan saham juga telah berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BUVA saat ini sedang membentuk bagian awal wave C dari wave (A).
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness pada kisaran 770-820 dengan target harga 955 dan 1.115, serta stoploss di bawah 755.
Sementara itu, ICBP diperkirakan menguat 0,75 persen ke level 6.675 dan disertai peningkatan volume pembelian. Penguatan tersebut juga mampu bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ICBP saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A).
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada rentang 6.350-6.500 dengan target harga 7.050 dan 7.575, serta stoploss di bawah 6.200.
Selanjutnya, KLBF diprediksi akan terkoreksi 2,03 persen ke level 725 dan masih didominasi tekanan jual. Pergerakan saham juga masih berada di bawah MA20. Kendati demikian, MNC Sekuritas memperkirakan posisi KLBF saat ini sedang membentuk bagian dari wave 2.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
