Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Juli 2026 | 15.08 WIB

IHSG Berpotensi Uji Level 6.000, Cermati Saham BUVA, ICBP, KLBF, dan VKTR

Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan Jumat (10/7) setelah ditutup menguat menguat 0,67 persen ke level 5.912 pada perdagangan Kamis (9/7).

Berdasarkan analisis teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam. Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji 6,083-6,203, namun cermati area koreksi pada level 5,752-5,797.

Adapun level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sedangkan level resistance berada di 6.007 dan 6.286.

MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). Mayoritas saham direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness, sementara KLBF direkomendasikan dengan strategi Trading Buy.

Untuk BUVA, diperkirakan akan menguat 3,64 persen ke level 855 dan didukung oleh munculnya volume pembelian. Pergerakan saham juga telah berada di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BUVA saat ini sedang membentuk bagian awal wave C dari wave (A).

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness pada kisaran 770-820 dengan target harga 955 dan 1.115, serta stoploss di bawah 755.

Sementara itu, ICBP diperkirakan menguat 0,75 persen ke level 6.675 dan disertai peningkatan volume pembelian. Penguatan tersebut juga mampu bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ICBP saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A).

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada rentang 6.350-6.500 dengan target harga 7.050 dan 7.575, serta stoploss di bawah 6.200.

Selanjutnya, KLBF diprediksi akan terkoreksi 2,03 persen ke level 725 dan masih didominasi tekanan jual. Pergerakan saham juga masih berada di bawah MA20. Kendati demikian, MNC Sekuritas memperkirakan posisi KLBF saat ini sedang membentuk bagian dari wave 2.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore