
Praktisi keuangan Adrian Maulana.
JawaPos.com - Praktisi keuangan Adrian Maulana membagikan tujuh aturan pengelolaan keuangan yang menurutnya akan diterapkan apabila bisa kembali ke usia 20-an guna mengontrol pendapatan dan pengeluaran demi masa depan.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Adrian menjelaskan sejumlah prinsip dasar dalam mengatur keuangan, mulai dari pengelolaan penghasilan, dana darurat, hingga investasi.
Aturan pertama yang disampaikan Adrian adalah prinsip 50:30:20. Menurutnya, 50 persen penghasilan dialokasikan untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk masa depan.
“Pertama aturan 50 30 20, sisihkan 50 persen penghasilan untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persenya untuk masa depan. Intinya sisihkan dulu baru belanjakan,” ujar Adrian dikutip Selasa (14/7).
Mantan aktor dan model ini mengatakan, aturan kedua Adalah aturan 4 persen yang digunakan sebagai acuan dalam menghitung kebutuhan dana pensiun. Ia menjelaskan jika seseorang memiliki dana pensiun sebesar Rp 1 miliar maka 4 persennya adalah Rp 40 juta pertahun atau Rp 3,3 juta per bulan.
“Cukup enggak? Kalau dirasa enggak cukup ya jangan pensiun dulu, buruan bangun bisnis atau passive income,” ucapnya.
Selanjutnya, Adrian menekankan pentingnya memiliki dana darurat selama tiga hingga enam bulan untuk mengantisipasi berhentinya sumber pendapatan. Dimana, seseorang seharusnya memliki dana darurat setidaknya untuk 3 hingga 6 bulan.
Pada aturan keempat, Adrian membahas porsi ideal biaya kepemilikan rumah. Menurutnya, pengeluaran untuk rumah sebaiknya tidak melebihi sepertiga dari total penghasilan.
Hal tersebut bertujuan untuk bisa menyisihkan dana dari pendapatan rutin ke kantong lain seperti nabung dan investasi. Dengan begitu maka seseorang dapat menikmati hidup tapi tanpa tekanan.
Aturan kelima berkaitan dengan kebiasaan berbelanja. Adrian menyarankan setiap pembelian barang konsumtif diimbangi dengan investasi dalam jumlah yang sama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022