
Petani membawa hasil panen padi yang gagal di Desa Weninggalih, Jonggol, Bogor. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) nasional pada Juli naik sebesar 0,15 persen secara bulanan atau month to month (mtom) atau mencapai 127,84.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan kenaikan NTP ini disebabkan oleh penurunan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,25 persen atau lebih dalam dari penurunan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 0,10 persen.
"Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima oleh petani ini turun 0,1 persen. Sedangkan, indeks harga yang dibayar oleh petani turunnya lebih dalam, yaitu 0,25 persen," ujar Ateng dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (3/8).
Ateng mengatakan, komoditas yang paling dominan memengaruhi penurunan indeks harga yang diterima petani adalah cabai rawit, bawang merah, tomat, dan cabai merah.
Ia menjelaskan, penurunan terdalam terjadi pada subsektor hortikultura mengalami penurunan NTP sebesar 8,49 persen. Kondisi tersebut disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima petani hortikultura sebesar 8,74 persen, lebih dalam dibandingkan penurunan indeks harga yang dibayar petani yang sebesar 0,28 persen.
Ateng mengatakan, subsector peternakan juga mengalami penurunan NTP. Sebaliknya, nilai tukar perikanan meningkat sebesar 1,01 persen.
“Peningkatan nilai tukar perikanan didukung oleh kenaikan nilai tukar nelayan sebesar 0,95 persen dan nilai tukar pembudi daya ikan sebesar 1,10 persen,” ujarnya.
Komoditas yang dominan mendorong kenaikan indeks harga yang diterima nelayan meliputi rajungan, ikan cakalang, tongkol, dan ikan kembung. Sementara itu, kenaikan indeks harga yang diterima pembudi daya ikan terutama dipengaruhi oleh rumput laut, bandeng, udang, dan lele.
Ateng melanjutkan, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan pada Juli 2026 secara total meningkat 0,94 persen mtm dan naik 5,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022