
Ilustrasi investasi. (Magnific)
JawaPos.com - Indonesia berpeluang menjadi simpul investasi global di sektor keuangan syariah. Syaratnya, UU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) memuat diferensiasi yang kuat dan tidak hanya mengandalkan insentif pajak 0 persen.
Menurut Kepala Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Nur Hidayah, UU PFII perlu memiliki diferensiasi yang kuat. Tidak hanya mengandalkan insentif pajak 0 persen.
Sebab, insentif fiskal bersifat rapuh, sehingga berpotensi menggerus penerimaan negara serta menimbulkan ketimpangan dan regulatory arbitrage.
Daya tarik PFII seharusnya dibangun melalui kepastian hukum, kualitas kelembagaan, dan kekhususan produk.
Dalam konteks tersebut, keuangan syariah dapat menjadi value proposition yang membedakan PFII dari pusat keuangan lainnya.
“Saat ini UU PFII memang telah mencantumkan keuangan syariah sebagai salah satu kegiatan usaha. Namun UU tersebut belum mengatur tujuan PFII sebagai pusat keuangan syariah internasional," ujar Nur dikutip, Sabtu (8/8).
"Oleh karena itu, syariah tidak boleh sekadar menjadi tempelan tetapi perlu menjadi bagian dari desain PFII sejak awal,” imbuhnya.
Untuk memperkuat norma primer UU, kata Nur, harus melibatkan otoritas fatwa sejak awal, menyinkronkan dengan RUU Ekonomi Syariah, serta melakukan transparansi kinerja.
Dengan demikian, desain yang tepat membuat keuangan syariah menjadi spesialisasi unggulan PFII yang berdampingan dengan keuangan konvensional. Alasan itu memberikan alasan bagi Indonesia untuk bersaing di pasar keuangan global, tanpa terjebak pada kompetisi berbasis kelonggaran regulasi semata.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022