Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 14.38 WIB

IHSG Rawan Melanjutkan Koreksi ke 6.088, Cek Rekomendasi Saham AADI hingga PTRO

pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Selasa (29/9), setelah ditutup melemah sebesar 1,51 persen ke level 6,147 pada perdagangan Senin (28/9).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan tren penurunan yang terjadi pada IHSG saat ini masih membentuk bagian dari wave a dari wave (x) pada label hitam. Hal tersebut berarti, IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 6,088-6,111.

Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 6,041- 5,984 sedangkan resistance di level 6,297-6,419.

MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Selasa (29/9), yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham AADI sebelumnya menguat 3,33 persen ke level 11.625 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA20.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AADI saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 3. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 11.475-11.600, dengan target harga 12.050 hingga 12.500 dan stop loss di bawah 11.225.

Berikutnya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BRPT sebelumnya terkoreksi 2,32 persen ke level 1.475 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

MNC Sekuritas memperkirakan, posisi downtrend pada BRPT saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii]. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 1.420-1.460, dengan target harga 1.550 hingga 1.695 dan stop loss di bawah 1.380.

Selanjutnya, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) direkomendasikan dengan strategi Spec Buy. Saham PSAB sebelumnya terkoreksi 0,93 persen ke level 530 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat, namun koreksinya mampu tertahan oleh MA60.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore