Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2026 | 00.34 WIB

Indodana Fintech Sebut Credit Scoring Bantu Masyarakat Bangun Reputasi Kredit 

Ilustrasi nasabah memanfaatkan pembiayaan online . (Istimewa) - Image

Ilustrasi nasabah memanfaatkan pembiayaan online . (Istimewa)

JawaPos.com — Tumbuhnya industri pembiayaan digital mendorong kebutuhan akan proses penilaian kredit yang semakin akurat, transparan, dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

Untuk itu, pemanfaatan credit scoring dan informasi perkreditan menjadi salah satu elemen penting untuk memastikan akses pembiayaan dapat terus berkembang tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian. 

Ini mengemuka Dalam diskusi bertajuk “Optimalisasi Credit Scoring dan Informasi Perkreditan LPIP untuk Mendorong Pembiayaan Berkualitas dan Inklusif”. Salah satu perspektif industri dalam diskusi tersebut disampaikan oleh Ronny Wijaya, Direktur Indodana Fintech, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Risk Control & Technology Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Bagi Indodana Fintech (PT Artha Dana Teknologi), optimalisasi credit scoring tidak hanya berkaitan dengan kemampuan industri dalam menilai kelayakan calon penerima pembiayaan, tetapi juga bagaimana data dan informasi perkreditan dapat digunakan secara lebih optimal untuk membangun proses pembiayaan yang bertanggung jawab. 

“Dengan dukungan informasi perkreditan yang semakin baik, proses pengambilan keputusan pembiayaan dapat dilakukan secara lebih terukur, sekaligus membuka peluang akses bagi masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam memperoleh pembiayaan formal,” ujar Ronny Wijaya.

Penguatan ekosistem informasi perkreditan juga dapat membantu menciptakan keseimbangan antara aspek inklusi dan manajemen risiko. Pemanfaatan data dalam proses credit scoring dapat membantu industri melihat lebih banyak indikator dalam memahami profil calon penerima pembiayaan. Hal ini menjadi semakin relevan seiring dengan berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap produk pembiayaan yang cepat dan mudah diakses, namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Inklusi keuangan bukan hanya tentang semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses pembiayaan. Yang tidak kalah penting adalah memastikan akses tersebut diberikan secara tepat dan bertanggung jawab. Kita perlu membangun ekosistem pembiayaan yang dapat dipercaya oleh seluruh pihak, sehingga perluasan akses dapat berjalan seiring dengan kualitas pembiayaan dan pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan.” tambah Ronny Wijaya.

Dengan ekosistem yang semakin terintegrasi, perluasan akses pembiayaan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas pembiayaan dan perlindungan konsumen.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore