
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons sorotan MSCI. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut laporan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) tidak terkait dengan kondisi fundamental ekonomi maupun kinerja emiten di pasar modal Indonesia.
Ia mengatakan, laporan lembaga pemeringkat asal Amerika Serikat (AS) tersebut menyoroti tata kelola perdagangan saham di Indonesia yang masih perlu diperbaiki.
Airlangga menjelaskan, salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah terkait dengan pemenuhan batas minimum porsi saham yang beredar di publik (free float) sebesar 15 persen.
“Bagi Indonesia yang penting ini bukan kaitannya dengan fundamental ekonomi, bukan juga dengan fundamental emiten, tetapi lebih kepada governance daripada trading market khusus untuk saham yang free float,” ujar Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (23/10).
Airlangga mengatakan, sampai dengan saat ini seluruh otoritas terkait sudah melakukan reformasi pada pasar saham di Indonesia.
Menurutnya, fundamental emiten yang tercatat di bursa masih baik dari sisi laba rugi maupun pembagian dividen. Tahapan dan perkembangan reformasi pasar modal nantinya perlu disampaikan kepada publik agar kemajuan pelaksanaannya dapat diketahui.
Meski begitu, ia mengakui masih terdapat sejumlah perusahaan yang belum memenuhi ketentuan free float sebesar 15 persen.
“Kemarin salah satu dalam roadmap kan kita juga mendorong adanya demutualisasi bursa. Jadi, itu tentu tahapan-tahapan itu yang perlu disampaikan ke publik dan juga progresnya disampaikan ke publik,” ucapnya.
Airlangga menambahkan, risiko yang muncul dari penilaian MSCI terhadap pasar modal Indonesia masih dapat dimitigasi. Menurutnya, investor memiliki sejumlah referensi indeks dan lembaga lain selain MSCI dalam menentukan pilihan investasinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022