Petugas haji dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersiap untuk diberangkatkan di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (17/4/2026). (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)
JawaPos.com – Para petugas haji diminta lebih peka dalam melayani jamaah. Sebab, jamaah haji Indonesia berasal dari latar belakang yang beragam, baik dari sisi pendidikan maupun pengalaman.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, demografi jamaah haji Indonesia tahun ini sangat beragam.
”Jamaah kita itu 55 ribunya itu tidak lulus SD. Bahkan data kami, 100 ribunya itu baru pertama kali terbang. Jadi baru pertama kali naik pesawat,” terangnya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Jumat (17/4).
Selain itu, sekitar 177 ribu jamaah haji Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi sehingga memerlukan perhatian penuh.
Baca Juga:Petugas Haji Indonesia mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci untuk Sambut dan Layani Jamaah Haji
Dengan kondisi-kondisi tersebut, para jamaah haji sangat memerlukan pendampingan dari petugas. Bukan hanya dalam hal fikih ibadah, namun juga dalam hal-hal teknis.
Dari sisi profesi, nyaris sepertiga jamaah haji Indonesia berkecimpung di sektor pertanian.
”Jadi 30% jamaah kita itu petani, kemudian ada sekitar 25%-nya itu buruh dan karyawan biasa. Jadi tugas teman-teman ini berat,” tutur Dahnil.
Karena itu, sejak awal para petugas haji diminta untuk mengedukasi jaaahnya, bahkan sebelum masa keberangkatan.
Tujuannya, agar para jamaah haji lebih siap menghadapi hal-hal teknis selama berada di tanah suci.
”Bahkan kami menganjurkan seluruh petugas melakukan edukasi via sosial media, kabar-kabar baik, kemudian memastikan informasi yang baik dan dibutuhkan oleh jamaah itu sampai ke jamaah dan keluarganya,” imbuh Dahnil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022