
Jamaah melaksanakan tawaf di sekitar Ka'bah di Masjidil Haram, Makkah. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com – Jamaah Haji Indonesai resmi dilarang melaksanakan umrah sunnah lebih dari tiga kali sebelum puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Tujuannya untuk memastikan jamaah haji Indonesia tetap dalam kondisi prima saat menjalani puncak haji. Karena inilah yang ditunggu oleh jamaah haji selama bertahun-tahun mengantre.
Ibadah umrah, meski pahalanya sangat besar, bahkan disebut sebagai haji kecil, prosesinya bisa sangat melelahkan, mengingat panjangnya jarak yang ditempuh.
Sebagai gambaran, berdasarkan pengamatan JawaPos.com, dalam satu kali sesi umrah, jamaah harus berjalan kaki minimal 8 km sejak berangkat dari hotel hingga kembali ke hotel.
Itu dengan asumsi jamaah bisa tawaf di tengah-tengah area mataf, antara bangunan Ka’bah dengan pilar Masjidil Haram. Bukan di bagian terluar atau terdalam mataf.
Bila mataf terlalu penuh dan jamaah haji tidak bisa tawaf di area mataf, maka jarak yang ditempuh bisa lebih jauh.
Apalagi bila jamaah haji sampai terpisah dari rombongannya, jarak yang ditempuh semakin jauh.
Sebab, luas area Masjidil Haram saat ini mencapai 1,5 juta meter persegi, yang artinya sangat besar untuk dijelajahi.
Dilansir dari laman madainproject.com, jarak tempuh sekali tawaf paling dekat dengan bangunan ka’bah adalah sekitar 80 meter. Artinya, tujuh putaran berjarak hampir 600 meter.
Baca Juga:Soal Kejadian Air Mati, Kadaker Makkah Jelaskan Proses Pengadaan Air di Hotel Jamaah Haji Indonesia
Bila di tengah mataf, jaraknya bisa naik menjadi 150 meter sekali tawaf atau 1 km lebih untuk tujuh putaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022