
Jamaah haji Indonesia memadati terminal Ajyad Makkah untuk naik bus ke hotel di kawasan Misfalah, Sabtu (9/5) malam Waktu Arab Saudi. (Bayu Putra/JawaPos.com/MCH2026)
JawaPos.com-Dokter spesialis gizi klinik dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, Sp.GK, mengingatkan jamaah haji untuk mewaspadai risiko dehidrasi dan heatstroke (sengatan panas) tengah cuaca panas ekstrem selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Risiko terbesar adalah kondisi dehidrasi dan heatstroke. Kondisi dehidrasi akan menimbulkan gangguan pada sistem tubuh yang akhirnya dapat memicu peningkatan kerja jantung serta memperberat kerja ginjal,” kata Pande Putu.
Dokter lulusan Gizi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan dehidrasi dapat menimbulkan sejumlah gejala seperti tubuh lemas, rasa limbung, nyeri kepala, hingga mual. Pada kondisi tertentu, jamaah bahkan dapat mengalami pandangan buram dan sensasi seperti vertigo.
Kondisi dehidrasi kronis juga kerap tidak disadari karena tubuh bisa kehilangan sensasi haus meski cairan tubuh sudah berkurang. "Pada kondisi dehidrasi yang kronis bahkan rasa haus sudah tidak dirasakan lagi dan urine sudah berkurang," ujar Pande Putu.
Kementerian Haji dan Umrah melalui media sosial mengingatkan jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas di Tanah Suci. Dalam unggahannya, Kemenhaj meminta jamaah menjaga kondisi tubuh dengan rutin minum air, menggunakan pelindung seperti payung, dan beristirahat di tempat teduh secara berkala.
Pande Putu menyarankan jamaah menjaga hidrasi tubuh dengan konsumsi cairan secara bertahap sepanjang hari. Kebutuhan cairan normal orang dewasa berkisar delapan hingga 10 gelas per hari dengan ukuran 250 mililiter per gelas. Tapi, kebutuhan cairan dapat meningkat saat cuaca panas dan aktivitas ibadah berlangsung lebih intens. "Usahakan konsumsi air mineral 150 mililiter per jam untuk menjaga hidrasi selama melakukan kegiatan ibadah," kata Pande Putu.
Selain air putih, jamaah juga dianjurkan mengonsumsi buah dengan kandungan air tinggi serta makanan berkuah guna membantu menjaga cairan tubuh. (*)

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
