KRI Bima Suci dalam pelayaran di Perairan Indonesia. (TNI AL)
JawaPos.com - Untuk meneruskan kiprah KRI Dewaruci, Pemerintah Indonesia mendatangkan kapal layar latih tiang dari Spanyol. Kapal tersebut adalah KRI Bima Suci.
Kapal layar tipe Barque tersebut dibangun selama lebih kurang 22 bulan di galangan Freire Shipyard yang berada di Kota Vigo. Meski dibuat untuk menjadi kapal layar latih bagi taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), namun KRI Bima Suci jauh lebih modern bilang dibandingkan dengan KRI Dewaruci.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan bahwa tugas pokok KRI Bima Suci adalah kapal layar latih. ”Sebagai sarana pelatihan dan praktik navigasi, navigasi astronomi, dan bahari bagi taruna Akademi Angkatan Laut,” tulis Kemhan pada laman resmi mereka.
Sejak awal, KRI Bima Suci dirancang untuk mampu berlayar melintasi perairan internasional. Adalah Oliver Design Spanyol yang merancang kapal kebanggaan Indonesia tersebut.
Dengan dimensi panjang dimensi panjang 111,2 meter dan lebar 13,65 meter, KRI Bima Suci sanggup membawa lebih kurang 200 awak. Kapasitas itu jauh lebih besar bila dibandingkan dengan daya angkut KRI Dewaruci.
Teknologi modern dan terkini yang disematkan pada kapal layar latih tiang tinggi itu juga memungkinkan KRI Bima Suci berlayar dengan kecepatan maksimal 15 knot. Selain itu, kapal yang berada di bawah koordinasi Komando Armada (Koarmada) II tersebut punya keunggulan lain.
Misalnya, KRI Bima Suci memiliki ruang kesehatan yang bisa digunakan untuk tindakan medis. Kapal yang diresmikan masuk TNI AL saat Ryamizard Ryacudu masih menjabat sebagai menteri pertahanan (menhan) itu juga bisa mengubah air laut menjadi air tawar. Untuk urusan ketahanan berlayar, dengan gudang makanan yang cukup besar, KRI Bima Suci bisa tahan berlayar selama satu bulan penuh atau 30 hari.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
