Ilustrasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Menurut Rico, pelatihan Komcad ASN gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan.
Yakni Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusbahasa TNI AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1. Durasi pelatihan untuk setiap gelombang berlangsung kurang lebih 1,5 bulan.
”Sesuai ketentuan dalam pembentukan Komponen Cadangan, calon peserta yang telah mendaftar tetap harus melalui proses seleksi. Tahapan seleksi tersebut meliputi seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, kesegaran jasmani, psikologi, serta penilaian mental ideologi,” terang Rico.
Semua tahapan tersebut harus dilalui demi memastikan kesiapan peserta mengikuti pelatihan Komcad.
Rico telah menjelaskan bahwa gelombang pertama pembentukan ASN menjadi Komcad dimulai pada April tahun ini.
Setelah pendaftaran dan seleksi, proses pembentukan dilakukan di lokasi-lokasi yang sudah dia jelaskan. Dia memastikan, pembentukan Komcad itu bersifat sukarela.
”Itu adalah sifatnya tetap menjadi bagian dari sukarela, garis bawahi. Syarat-syaratnya adalah sukarela. Sehingga tidak ada unsur paksaan, kewajiban, dan sebagainya, tidak ada. Kami hanya memberikan kuota jumlah orang yang dibutuhkan dari masing-masing kementerian, dari 49 kementerian yang ada,” terang dia.
Dari target 4.000 orang, kuota untuk masing-masing kementerian berbeda. Disesuaikan dengan jumlah personel atau Sumber Daya Manusia (SDM) pada setiap kementerian.
Itu pun tidak langsung dibentuk sebanyak 4.000 Komcad. Kemhan membagi proses pembentukan Komcad itu menjadi dua gelombang. Yakni gelombang pertama dan kedua.
”Jadi, gelombang pertama 2.000 orang, kemudian dilaksanakan satu bulan setengah. Dilanjutkan gelombang kedua 2.000 orang untuk satu bulan setengah berikutnya,” jelas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022