
Menteri Perang AS Pete Hegseth saat menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Pentagon, AS, pada Senin (13/4) waktu setempat. (dok. Dept of War)
JawaPos.com - Peningkatan kerja sama bidang militer dan pertahanan antara Amerika Serikat (AS) dengan Indonesia turut dibarengi dengan penegasan komitmen bersama. Termasuk soal upaya pencarian untuk menemukan dan memulangkan jenazah tentara AS yang hilang di Indonesia selama Perang Dunia (PD) II.
Menteri Perang AS Pete Hegseth menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Pentagon, AS, pada Senin (13/4) waktu setempat. Hegseth mengungkapkan bahwa Pemerintah AS sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dalam pencarian dan pemulangan jenazah tersebut.
"Saya menghargai dukungan berkelanjutan Anda dalam membantu Amerika Serikat menemukan, memulangkan, dan melindungi sisa-sisa jenazah tentara kami yang bertempur bersama Indonesia selama Perang Dunia II," kata dia dikutip dari laman resmi Departemen Perang AS pada Selasa (14/4).
Hegseth yakin, sebagai pejabat publik berlatar belakang tentara, Sjafrie memahami betapa pentingnya pencarian dan pemulangan jenazah-jenazah tentara tersebut bagi AS. Sebagai tentara yang bertugas melayani negara hingga gugur di medan pertempuran, mereka berhak dipulangkan dan diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing.
"Jadi, terima kasih, Bapak Menteri (Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin) atas kehadiran anda di sini," imbuhnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pertemuan antara Hegseth dengan Sjafrie menghasilkan peningkatkan kerja sama bidang militer dan pertahanan yang disebut sebagai Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Lewat kerja sama itu, Kedua pihak menyepakati beberapa hal penting. Dengan kerja sama itu pula, hubungan bilateral antara Indonesia dengan AS semakin kuat.
"Kerja sama ini menandakan kekuatan dan potensi hubungan keamanan kita," kata Hegseth.
Kedua pihak menyepakati kerja sama tersebut dengan tetap menghormati kedaulatan nasional masing-masing negara. Selain itu kerja sama yang disepakati oleh Hegseth dan Sjafrie mencakup organisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional, serta latihan dan kerja sama operasional.
"Kunjungan anda (Sjafrie ke Pentagon) menunjukkan pentingnya Departemen Perang (AS) menempatkan hubungan keamanan yang terus berkembang dengan Indonesia," imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022