
ILUSTRASI. Satgas TNI mengevakuasi 3 orang warga Distrik Sinak yang menjadi korban penembakan OPM pada Rabu pagi (15/4) waktu setempat. (Kodam XVII/Cenderawasih)
JawaPos.com - Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan personel TNI tidak terlibat dalam peristiwa tewasnya seorang anak karena luka tembak di Kampung Jigiunggi, Papua. Pernyataan tersebut menampik kabar bahwa seorang anak menjadi korban akibat kontak senjata yang terjadi antara TNI dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
"Tidak ada aktivitas prajurit TNI Kampung Jigiunggi, saat peristiwa penembakan terhadap anak tersebut," kata Wirya dalam siaran pers resmi Koops Habema yang diterima, Senin (20/4).
Menurut Wirya, terjadi dua peristiwa penembakan yang berbeda di hari yang sama yakni Selasa (14/4). "Pertama terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Papua, dimana berdasarkan laporan masyarakat terdapat keberadaan kelompok bersenjata OPM di wilayah tersebut," kata siaran pers resmi tersebut.
Wira melanjutkan, aparat pun langsung mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan pemeriksaan. Saat aparat datang ke lokasi, aparat menerima serangan tembakan dari kelompok OPM. Alhasil baku tembak pun terjadi.
Tercatat ada empat anggota OPM yang gugur dalam baku tembak tersebut. Setelah itu, aparat menyita beberapa barang bukti milik para pelaku penembakan.
"Aparat mengamankan sejumlah barang bukti yang mengindikasikan aktivitas kelompok bersenjata, antara lain dua pucuk senjata rakitan, satu pucuk senapan angin, munisi kaliber 5,56 mm dan 7,62 mm, satu selongsong peluru, busur dan anak panah, serta berbagai senjata tajam seperti parang, kapak, pedang, dan pisau," ujar dia.
Di hari yang sama, aparat TNI menerima laporan dari kepala kampung Venius Walia yang mengatakan satu warganya yang masih anak-anak tewas karena terkena tembakan.
"TNI segera melakukan pengecekan dan memastikan adanya korban tersebut. Namun demikian, hingga saat ini masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian," kata dia.
Dengan demikian, Wira menegaskan bahwa peristiwa penembakan itu tidak melibatkan anggota TNI. Wirya memastikan proses pemeriksaan temuan tersebut akan dilakukan secara transparan demi tegaknya keadilan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022