Ilustrasi buah-buahan segar dengan berbagai jenis suplemen dan vitamin di atas sendok kayu.
JawaPos.com – Suplemen makanan dan vitamin dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, terutama bagi orang-orang yang mengalami kekurangan nutrisi tertentu. Namun, mengonsumsi suplemen secara bersamaan dapat menimbulkan masalah kesehatan jika tidak dilakukan dengan hati-hati.
Beberapa suplemen dapat saling mengganggu penyerapan atau bahkan berpotensi berbahaya jika dikombinasikan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kombinasi suplemen apa saja yang sebaiknya dihindari.
Berikut adalah enam kombinasi suplemen yang dapat mengurangi efektivitas atau meningkatkan risiko efek samping, seperti yang dilansir dari Discover Magazine, Kamis (22/2).
1. Kalsium dan Magnesium
Magnesium memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meredakan sembelit, menjaga kesehatan jantung, dan meningkatkan fungsi otak. Kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perawatan tulang, serta berperan dalam pembekuan darah, kontraksi dan relaksasi otot.
Namun, jika dikonsumsi secara bersamaan, keduanya akan saling bersaing dalam penyerapan, sehingga mengurangi efektivitas masing-masing. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya beri jeda waktu antara mengonsumsi kalsium dan magnesium, misalnya dengan mengonsumsi kalsium bersama makanan dan mengonsumsi magnesium sebelum tidur.
Menurut ahli diet tersertifikasi Allison Herries, RDN, mengonsumsi kalsium dan magnesium secara bersamaan dapat menyebabkan penyerapan magnesium menurun, terutama jika mengonsumsi kalsium dengan dosis sangat tinggi.
Selain itu, penelitian dalam jurnal International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences menunjukkan bahwa kalsium dan magnesium dapat menghambat penyerapan obat antihipertensi golongan CCB, yang dapat mengurangi efektivitas pengobatan.
2. Zat Besi dan Teh Hijau
Besi berperan dalam produksi hemoglobin, mendukung sistem kekebalan tubuh, kesehatan kehamilan, meningkatkan energi, dan meningkatkan kinerja olahraga.
Teh hijau kaya akan antioksidan dan memberikan manfaat kesehatan seperti mengurangi peradangan, melindungi dari stres oksidatif, dan menurunkan kadar gula darah dan risiko kanker.
Namun, teh hijau dapat menghambat penyerapan besi, sehingga sebaiknya tidak mengonsumsi besi dan teh hijau secara bersamaan, baik sebagai suplemen maupun minuman. Jika Anda membutuhkan suplemen besi, sebaiknya minumnya dengan air putih atau jus jeruk, yang dapat meningkatkan penyerapan besi.
Menurut penelitian dalam jurnal Food Chemistry, teh hijau mengandung senyawa polifenol yang dapat membentuk kompleks dengan besi dan mengurangi ketersediaannya bagi tubuh. Hal ini dapat menyebabkan defisiensi besi, terutama pada orang yang rentan seperti wanita hamil, anak-anak, dan vegetarian.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
