
Ilustrasi seorang perempuan mengalami kram menstruasi, salah satu tanda tubuh kekurangan magnesium. (Diana.grytsku/Freepik).
Muntah-muntah yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Jika Anda sering mengalami gejala ini, segeralah berkonsultasi dengan profesional.
5. Kram Menstruasi Berkepanjangan
Kram menstruasi yang berkepanjangan sangat umum terjadi pada wanita dengan kadar magnesium rendah. Mineral ini berfungsi untuk mengendurkan otot, sehingga jika tubuh kekurangan magnesium, maka dapat menyebabkan peningkatan ketegangan otot selama menstruasi.
Ketegangan ini dapat menyebabkan kram dan nyeri yang lebih parah selama periode menstruasi Anda. Jika Anda sering mengalami kram menstruasi yang menyakitkan, cobalah untuk meningkatkan asupan magnesium Anda untuk meringankan rasa sakit tersebut.
Adapun biasanya, ketika kadar magnesium di dalam tubuh terus-menerus berkurang, gejalanya bisa menjadi lebih parah. Ini termasuk kesemutan, perubahan kepribadian seperti kecemasan atau depresi, irama jantung yang tidak teratur, bahkan kejang.
Untuk meningkatkan asupan magnesium Anda, cobalah untuk mengkonsumsi berbagai macam makanan yang kaya akan magnesium secara rutin. Seperti sayur-sayuran hijau (misalnya bayam), kacang-kacangan (almond, kacang polong), dan biji-bijian.
Anda juga bisa mengonsumsi suplemen magnesium yang tersedia di toko obat, mulai dari magnesium sitrat, magnesium oksida, magnesium klorida, magnesium laktat, dan banyak lagi sesuai preferensi dan kebutuhan Anda.
