
Ilustrasi Orang Kecanduan Sosial Media (Freepik.com)
JawaPos.com - Di tengah derasnya arus informasi, media sosial telah menjadi ruang utama bagi para khalayak untuk berinteraksi, bekerja, hingga hiburan saat penat hinggap dalam pikiran.
Denting notifikasi yang tak pernah berhenti, ribuan timeline yang selalu menghiasi layar gawai, konten lucu yang tak pernah gagal mengundang gelak tawa, seolah menuntut kita untuk selalu aktif menantikan informasi terbaru.
Namun, di antara era digital yang serba cepat itu, muncul pertanyaan sederhana: apakah benar kita bahagia dengan semua ini? atau malah sebaliknya?. Seperti kata pepatah berlebihan itu tidak baik, begitu pula dengan terlalu sering berselancar di media sosial ternyata justru dapat memicu dampak negatif bagi kesehatan.
Salah satu yang paling sering terjadi adalah ketergantungan seseorang terhadap media sosial, tubuh merasa tidak nyaman jika kita berhenti sebentar saja untuk tidak mengakses sosial media.
Tidak hanya itu, beberapa ciri bahwa kamu mengalami kecanduan sosial media yaitu seperti: sulitnya berkonsentrasi dan fokus pada hal yang sedang dikerjakan, stres atau tertekan setelah mengakses sosial media, menganggap penting jumlah like dan komentar pada sosial media.
Jika ciri-ciri diatas terjadi pada kamu, maka segera untuk melakukan detoks sosial media agar kondisi psikis tidak semakin parah.
Lantas apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecanduan sosial media? simak penjelasannya dilansir dari hellosehat.com
Menjauhkan Gawai dari Jangkauan
Saat waktu luang, cobalah untuk menjauhkan ponsel dari genggaman. Kamu bisa mengisi waktu luang tersebut dengan aktivitas lain seperti berolahraga atau membaca buku.
Saat bekerja, kamu bisa meletakan gawai di tempat yang tidak mudah dijangkau dan aktifkan mode senyap atau getar. Dengan begini, tidak akan mengganggu produktivitas dan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efektif.
Selain itu, cobalah untuk sering berinteraksi dengan rekan atau kerabat seperti membicarakan pekerjaan atau hal-hal yang ringan, untuk mendistraksi dari sosial media serta hubungan sesama rekan bisa lebih terjalin dengan baik.
Nonaktifkan Notifikasi
Matikan notifikasi dari semua akun media sosial agar tidak terus menerus terdistraksi untuk membuka ponsel hanya untuk melihat timeline terbaru. Tentunya hal ini bisa dikecualikan jika memang akun tersebut digunakan untuk keperluan pekerjaan.
Selain itu, kamu juga bisa menata ulang tampilan layar utama pada ponsel dengan hanya menampilkan aplikasi media sosial yang memang dibutuhkan agar tetap fokus saat masa detoks.
Tentukan Hari Tanpa Media Sosial
Coba untuk luangkan waktu 1 hari dalam seminggu untuk menikmati momen tanpa media sosial. Misalnya, jadikan hari minggu sebagai hari khusus untuk benar-benar fokus pada kehidupan nyata.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
