JawaPos Radar

Jembatan Kali Kenteng Masih Rawan Dilintasi, Ikuti Petunjuk Petugas

11/06/2018, 12:44 WIB | Editor: Ilham Safutra
Jembatan Kali Kenteng Masih Rawan Dilintasi, Ikuti Petunjuk Petugas
Ruas tol Salatiga-Boyolali di Banyudono, Boyolali saat dilintasi pemudik, Sabtu (9/6). (Arief Budiman/Jawa Pos Radar Solo)
Share this image

JawaPos.com - Pemudik juga diimbau berhati-hati saat melewati jalur fungsional di jalan tol Salatiga-Kartasura. Utamanya saat melewati Jembatan Kali Kenteng.

Jembatan Kali Kenteng merupakan satu di antara tiga titik kritis pada masa mudik 2018. Jembatan tersebut belum dapat dilalui dalam masa mudik Lebaran 2018 karena pembangunannya belum selesai. Saat ini progres konstruksi fisik jembatan itu baru 65 persen.

Agar tol fungsional menyambung, Kementerian PUPR melakukan pengerasan pada jalur di bawah konstruksi Jembatan Kali Kenteng. Sebelumnya jalur itu dianggap terlalu curam dan membahayakan. Namun, pemerintah menjamin keamanannya asalkan pengendara waspada dan patuh pada arahan petugas.

Jembatan Kali Kenteng Masih Rawan Dilintasi, Ikuti Petunjuk Petugas
Kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran 2018. (Dedi Sulastro/Jawa Pos Radar Tegal)

Pantauan kemarin, kendaraan harus antre sekitar 30 menit akibat penyempitan dari dua lajur menjadi satu lajur. Kendaraan melintas perlahan satu per satu dengan kecepatan sekitar 20 km per jam untuk melewati jalan menanjak itu.

Kepala Biro Informasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, PT Waskita Karya sebagai kontraktor pelaksana dalam laporannya telah menyatakan bahwa tingkat kemiringan jalur tersebut masih dalam batas aman.

"Kemiringannya berkisar 10 persen sehingga cukup aman untuk dilintasi," ucapnya kemarin.

Agar tetap dapat dilewati pemudik, kontraktor telah membangun jalan sementara sepanjang 500 meter yang berada di sisi bawah jembatan. Jalan itu memiliki lebar 8 hingga 10 meter dengan kondisi lean concrete (alas beton) setebal 10 cm. "Namun hanya dapat dilalui untuk satu lajur kendaraan," ucapnya.

Endra menambahkan, jalur bawah tersebut juga sudah dilengkapi rambu-rambu, pagar, dan petugas yang mengarahkan kendaraan. "Petugas mengatur agar kendaraan melintas satu per satu lewat pengeras suara," kata dia.

Sementara itu, Direktur PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) David Wijayatno menyatakan bahwa operasi di jalan tol sejauh ini berlangsung tanpa hambatan. Memang ada sedikit kemacetan di sekitar Jembatan Kali Kenteng. Pantauan sejak Sabtu lalu menunjukkan, sempat terjadi antrean sepanjang 1 kilometer.

"Ini terjadi karena pengguna jalan harus menyesuaikan kecepatan saat menuruni dan mendaki jalur tersebut. Sesuai elevasi," katanya.

Agar lebih lancar, PT JSN juga melakukan filterisasi terhadap kendaraan yang masuk di gerbang tol Salatiga yang menuju jalan tol fungsional Salatiga-Kartasura. Kendaraan pikap dan kendaraan tua yang sarat muatan diminta berputar dan keluar di Tingkir.

Pengguna jalan yang ingin menggunakan jalur alternatif untuk menghindari Kali Kenteng diimbau keluar di gerbang tol Salatiga dan melanjutkan perjalanan melalui jalur arteri Kota Boyolali menuju Solo. Lalu masuk kembali ke ruas fungsional tol di jalan tol Solo-Ngawi melalui akses gerbang tol Colomadu. 

(jun/idr/tau/lyn/c9/ang)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up