
DI TEPI LAUT: Suasana resor di Pantai Midodaren di Jalur Lintas Selatan Tulungagung (8/3).
Lanskap perpaduan lautan dan kehijauan tumbuhan menyambut begitu memasuki Pantai Midodaren. Tapi, jalanan menuju pantai lumayan curam. Jadi, selain keterampilan menyetir, kendaraan juga harus dalam kondisi prima.
SHOLEH HILMI QOSIM, Tulungagung
---
KALAUPUN Anda tidak sempat mampir beristirahat di Pantai Midodaren dalam perjalanan mudik, tandai saja dulu. Siapa tahu saat libur Lebaran atau mungkin ketika periode balik ada waktu, sempatkan singgah di pantai di tepian jalur lintas selatan (JLS) yang masuk wilayah Tulungagung, Jawa Timur, itu.
Sebab, Midodaren semacam miniatur kota di balik perbukitan. Menawarkan segenap fasilitas hiburan mulai olahraga, penginapan, kuliner, hingga minimarket.
Ilhan Aliya Yahya, petugas keamanan Pantai Midodaren, mengungkapkan bahwa pantai tersebut baru dibuka untuk umum sebagai destinasi wisata dua tahun terakhir. ’’Awal buka itu aksesnya masih jadi satu lewat Pantai Gemah,” ucapnya kepada Jawa Pos (8/3).
Pantai Gemah terletak 2 kilometer di sebelah barat Midodaren. ’’Sementara akses jalannya (yang baru) ini baru ada setahun terakhir,” imbuhnya.
Pembukaan akses menuju Pantai Midodaren diselaraskan dengan pembangunan JLS di kawasan Besuki, Tulungagung, tersebut. Untuk memasuki Midodaren, pengunjung perlu merogoh kocek sebesar Rp 20 ribu. Sementara kendaraan dikenai tarif berbeda: Rp 10 ribu untuk mobil, Rp 5 ribu untuk motor, dan Rp 25 ribu untuk bus.
Begitu melewati loket pintu masuk, lanskap serupa Pantai Pandawa, Bali, menyambut. Panorama perpaduan lautan dan hijauan tetumbuhan. Plus dipadati pernak-pernik kapal nelayan.
Namun, jalanan menuju pantai terhitung curam. Jadi, selain keterampilan menyetir, harus dipastikan pula kendaraan dalam kondisi prima.
Della Anggraini, bagian pertiketan, menerangkan, sejumlah fasilitas dapat diakses secara gratis oleh pengunjung. ’’Ada playground anak-anak, gazebo, spot foto menarik, taman, ada wifinya juga,” ucapnya.
Area parkir kendaraan juga cukup luas. Mampu menampung hingga 100 kendaraan roda empat. Sayangnya, beberapa titik parkir masih berupa tanah liat. Sehingga rentan becek dan berlumpur ketika diguyur hujan.
Ada yang gratis, ada pula fasilitas berbayar. Di antaranya kolam renang dengan panorama laut lepas yang pas untuk tempat melepas lelah.
Puspita Sari, salah seorang pengunjung, termasuk yang sengaja berwisata di Pantai Midodaren untuk menikmati sensasi berenang di kolam renang tepi pantai. ’’Kalau berenang di lautan kan ombaknya kencang. Jadi, lebih aman di sini saja,” tuturnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
