Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan. (Instagram: explore_bangkalan)
JawaPos.com - Masjid Syaikhona Kholil menjadi salah satu destinasi wisata religi paling populer di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Masjid ini berada dalam satu kompleks dengan makam ulama besar, Syaikhona Kholil.
Keberadaan masjid ini selalu ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah di Tanah Air, terutama di momen hari besar Islam dan musim liburan.
Selain untuk ziarah dan beribadah, banyak juga masyarakat datang ke Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan untuk tujuan mengenang jasa dan perjuangan sang ulama besar.
Sejarah Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan
Masjid ini didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada Syaikhona Kholil, seorang ulama besar kharismatik yang lahir pada 1820 dan wafat pada 1925. Beliau dikenal sebagai guru dari banyak tokoh besar pendiri pesantren dan organisasi Islam di Indonesia.
Salah satu muridnya adalah KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Melalui murid-muridnya, pemikiran dan perjuangan Syaikhona Kholil terus berkembang dan memberikan warna bagi perjalanan Islam di Tanah Air.
Saking besarnya jasa Syaikhona Kholil terhadap Islam dan pesantren, dia mendapat julukan Bapak Pesantren Indonesia.
Dilansir dari Wikipedia, Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan awalnya hanya berupa bangunan pesantren sederhana yang dilengkapi sebuah musala berukuran 8 × 10 meter.
Pada tahun 2006, kemudian dilakukan renovasi besar-besaran terhadap musala supaya dapat menampung hingga ribuan jamaah dan peziarah yang datang ke makam Syaikhona Muhammad Kholil.
Proses pembangunan masjid ini memelukan waktu selama 6 tahun atau baru rampung pada 2011 silam. Bangunan yang dulunya musala berukuran kecil berubah jauh lebih besar menjadi masjid yang representatif, dan dikenal dengan Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan.
Secara arsitektur, Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan memadukan gaya Timur Tengah dengan sentuhan lokal Madura. Kubah besar berwarna keemasan menjulang tinggi menjadi daya tarik utama yang terlihat dari kejauhan.
Interior masjid dihiasi dengan ornamen kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an yang memperkuat nuansa religius. Ruang utama shalat cukup luas mampu menampung hingga ribuan jamaah, terutama saat shalat Jumat atau acara keagamaan.
Salah satu keunikan dari masjid Masjid Syaikhona Kholil Bangkalan terletak pada desain tempat wudhu yang berbentuk melingkar. Desain ini jarang ditemukan di masjid-masjid lainnya di Indonesia.
Lingkungan masjid juga tertata rapi dan bersih, memberikan kenyamanan bagi para pengunjung yang ingin beribadah maupun berziarah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022