
Abdul Muid Nawawi, dosen PTIQ Jakarta. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Bulan Ramadhan tidak hanya memiliki dimensi spiritual bagi umat Islam, tapi juga membawa pengaruh besar dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Selama bulan suci, semangat berbagi dan kepedulian sosial meningkat secara signifikan. Banyak orang terdorong untuk memperbanyak bersedekah, memberikan bantuan kepada fakir miskin, hingga menunaikan zakat fitrah dan zakat mal.
Tradisi berbagi makanan berbuka puasa, santunan anak yatim, dan sejumlah program sosial lainnya menunjukkan bahwa Ramadhan memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Ramadhan juga memberikan dampak yang cukup terasa dalam aktivitas ekonomi.
Berikut kultum hari ini, Jumat (13/3), tentang Ramadhan dan Pengaruhnya bagi Kehidupan Sosial Ekonomi, dibawakan oleh Abdul Muid Nawawi, Dosen PTIQ Jakarta.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pembaca Jawa Pos yang budiman.
Kali ini kita akan berbicara tentang bagaimana bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk merajut cinta dan kepedulian kepada sesama manusia.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
