Ilustrasi: Bermain Mobile Legends. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia menjadi salah satu pasar potensial bagi industri gim seiring dengan terus meningkatkan jumlah pemain gim atau gamer. Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2021 lalu mencatat, jumlah pemain game di Indonesia mencapai 121,7 juta dan meningkat menjadi 174,1 juta pada 2022.
Diperkirakan pada 2025, jumlah pemain game mencapai 192,1 juta orang yang tersebar di berbagai platform. Dari angka tersebut, smartphone menjadi platform terpopuler. Salah satu mobile game terpopuler di Indonesia adalah Mobile Legends (ML).
Sejak pertamakali dirilis pada 14 Juli 2016 lalu, jumlah pemain MLBB terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurut data Montoon Indonesia selaku developer dan publisher Mobile Legends, monthly active user game Mobile Legends di Indonesia mencapai angka 35 juta pemain.
Mobile Legends sendiri diketahui memang digandrungi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa dari berbagai macam latar belakang profesi. Gim ini juga memiliki penggemar fanatiknya sendiri dan menjadi salah satu gim paling bergengsi di dunia e-sports.
Popularitas ML membuat banyak gamer berupaya meningkatkan skill untuk mengumpulkan item-item unik dan langka. Ranking tinggi serta skin epic menjadi dua hal yang membuat pemain semakin percaya diri dalam memainkan gim ini. Namun, butuh waktu yang relatif lama dan perjuangan untuk bisa mendapatkan hal-hal menarik tersebut.
Baca Juga: Selain OTT 3 Hakim Kasus Ronald Tannur di Surabaya, Kejagung Juga Tangkap Seorang Pengacara
Hal ini kemudian dipandang menjadi sebuah peluang bisnis, sekaligus untuk membantu para gamer dalam menikmati ML. Caranya adalah dengan menjual akun ML yang sudah memiliki level tinggi dan item-item terbaik.
Platform jual beli akun Mobile Legends Rapspoint adalah salah satunya. Mereka menawarkan akun yang sudah memiliki beragam item unik, diamond, ranking, serta skin yang dibutuhkan para pemain.
“ML sudah ada sejak 8 tahun lalu. Banyak akun dari pemain lama yang sudah memiliki beragam item, diamond dan lainnya, tapi tidak aktif lagi dimainkan. Kami membeli akun tersebut secara langsung dan beli putus untuk kemudian dijual kepada pemain yang inginmendapatkan akun tersebut,” ujar Vito selaku Direktur Utama Rapspoint dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: KY Tunggu Informasi dari Kejagung Terkait OTT 3 Hakim PN Surabaya yang Vonis Bebas Ronald Tannur
Vito menuturkan, pihaknya juga memberikan garansi seumur hidup, sebuah fitur yang belum banyak ditawarkan oleh kompetitor lain. Bila pun terjadi sesuatu pada akun tersebut, maka Rapspoint akan memberikan refund 100 persen uang yang telah dikeluarkan untuk membeli akun tersebut.
“Kami sudah 100% legal dan aman dengan garansi uang kembali 100% jika terjadi masalah pada akun yang dibeli,” tuturnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
